Jawa Timur Raih Predikat Pendonor Terbanyak

SURABAYA – Jawa Timur kembali mempertahankan predikat sebagai provinsi dengan pendonor darah terbanyak se-Indonesia. Untuk itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur mengapresiasi kesadaran dan kepedulian masyarakat Jawa Timur untuk membantu kebutuhan stok darah.

Ketua Harian PMI Jawa Timur Soebagyo mengatakan, secara umum aktivitas berdonor darah di Jawa Timur telah menjadi gaya hidup. Meski tidak mudah menciptakan budaya donor darah, namun pihaknya tidak pernah lelah untuk berdiskusi dan mengajak masyarakat.

“Setiap tahun Jawa Timur bersaing dengan DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Alhamdulillah lagi-lagi kita menang. Terima kasih pada seluruh masyarakat Jawa Timur,” tutur Soebagyo, Jumat (24/2).

Dikatakannya, pendonor darah sukarela PMI Provinsi Jawa Timur mengirimkan 331 orang untuk menerima Piagam Penghargaan dan Satya Lancana. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla di Jakarta, 18 Februari lalu. Pendonor terbanyak di Jawa Timur meliputi PMI Kota Surabaya sebanyak 174, Kabupaten Gresik sebanyak 15 orang dan Kota Malang 12 orang, Kabupaten Lumajang 10 orang.

Hadiah lainnya diberikan pada 20 pendonor yang mendapatkan kesempatan umrah. Mereka adalah  10 pendonor  PMI Jawa Timur, 4 pendonor Jawa Barat,3 pendonor DKI Jakarta, 1 pendonor Sumatra Barat, 1 pendonor NTB, dan 1 pendonor Jawa Tengah.

Kepala Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya Agung, Tri Jutanto menyatakan, kesadaran masyarakat di Jawa Timur khususnya di Surabaya untuk mendonorkan darah meningkat. Hal tersebut seiring dengan semakin pahamnya masyarakat mengenai manfaat donor darah bagi kesehatan.

“Umumnya setiap tahun selalu terjadi peningkatan. Meski meningkat kita tidak pernah lelah melakukan sosialisasi pada masyarakat akan pentingnya donor darah,” jelas Agung.

Manfaat donor darah bagi kesehatan, kata Agung, yakni dapat mengurangi risiko hemochromatosis atau gangguan genetik yang menyebabkan tubuh menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Donor darah yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, selain itu juga dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

EDITOR: Rizky

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Form Konsultasi Hukum SERUJI

Untuk berkonsultasi dengan para pakar pengasuh rubrik "Konsultasi Hukum SERUJI" (KHS) silahkan isi form ini selengkap mungkin dan dengan data yang benar. Seluruh data kami jamin terjaga kerahasiaannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER