Jawa Timur Raih Predikat Pendonor Terbanyak

1
48
331 pendonor yang menerima Piagam Penghargaan dan Satya Lancana. (Foto: kominfo.jatimprov.go.id)

SURABAYA – Jawa Timur kembali mempertahankan predikat sebagai provinsi dengan pendonor darah terbanyak se-Indonesia. Untuk itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur mengapresiasi kesadaran dan kepedulian masyarakat Jawa Timur untuk membantu kebutuhan stok darah.

Ketua Harian PMI Jawa Timur Soebagyo mengatakan, secara umum aktivitas berdonor darah di Jawa Timur telah menjadi gaya hidup. Meski tidak mudah menciptakan budaya donor darah, namun pihaknya tidak pernah lelah untuk berdiskusi dan mengajak masyarakat.

“Setiap tahun Jawa Timur bersaing dengan DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Alhamdulillah lagi-lagi kita menang. Terima kasih pada seluruh masyarakat Jawa Timur,” tutur Soebagyo, Jumat (24/2).

Dikatakannya, pendonor darah sukarela PMI Provinsi Jawa Timur mengirimkan 331 orang untuk menerima Piagam Penghargaan dan Satya Lancana. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla di Jakarta, 18 Februari lalu. Pendonor terbanyak di Jawa Timur meliputi PMI Kota Surabaya sebanyak 174, Kabupaten Gresik sebanyak 15 orang dan Kota Malang 12 orang, Kabupaten Lumajang 10 orang.

Hadiah lainnya diberikan pada 20 pendonor yang mendapatkan kesempatan umrah. Mereka adalah  10 pendonor  PMI Jawa Timur, 4 pendonor Jawa Barat,3 pendonor DKI Jakarta, 1 pendonor Sumatra Barat, 1 pendonor NTB, dan 1 pendonor Jawa Tengah.

Kepala Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya Agung, Tri Jutanto menyatakan, kesadaran masyarakat di Jawa Timur khususnya di Surabaya untuk mendonorkan darah meningkat. Hal tersebut seiring dengan semakin pahamnya masyarakat mengenai manfaat donor darah bagi kesehatan.

“Umumnya setiap tahun selalu terjadi peningkatan. Meski meningkat kita tidak pernah lelah melakukan sosialisasi pada masyarakat akan pentingnya donor darah,” jelas Agung.

Manfaat donor darah bagi kesehatan, kata Agung, yakni dapat mengurangi risiko hemochromatosis atau gangguan genetik yang menyebabkan tubuh menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Donor darah yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, selain itu juga dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...