Menkominfo Ingatkan Perusahaan Media Sosial yang Tak Tanggap Penyebaran Hoax

1
47
rudiantara, menkominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengkhawatirkan maraknya peredaran informasi palsu dan konten negatif di internet. Oleh karenanya ia mengingatkan perusahaan teknologi penyedia media sosial agar segera tanggap terhadap penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian. Ia juga menyatakan, tak segan-segan menindak perusahaan yang tak segera menanganinya.

Peringatan tersebut, kata Rudiantara, lantaran upaya pemblokiran dinilai tak cukup menahan hoax yang menjamur. Platform media sosial atau penyedia konten seperti Facebook harusnya ikut bertanggung jawab terhadap penyebaran konten negatif di media sosial.

“Memblokir itu fokusnya bukan hanya kepada yang punya akun Facebook, tapi kepada penyelenggaranya. Platform juga bertanggungjawab. Jangan sampai media sosial terpapar,” ujar Rudiantara saat diskusi di gedung Galeri Nasional, Gambir, Jakarta, Jumat (9/6).

Pemblokiran platform, menurut Rudiantara, bukan pilihan pertama pemerintah, mengingat banyaknya fungsi positif media sosial di era modern. Namun, hal itu menjadi urgensi ketika penyedia abai terhadap situasi yang terjadi di Indonesia.

“Kita tidak ada niat untuk menutup platform-platform sama sekali. Tapi penyedia plaltform juga harus peduli dengan kondisi Indonesia. Itu yang kami minta,” ujar Rudiantara.

Di negara lain, platform yang menjadi media penyebaran hoax akan dikenakan penalti. Sementara di Indonesia, kata Rudiantara, pemerintah masih terus mencoba melakukan komunikasi untuk menemukan solusi yang tepat bagi penanganan masalah tersebut.

“Jadi banyak pihak yang harus menyelesaikan. Platform harus ikut tanggung jawab. Kalau di Indonesia tidak ada niatan untuk menutup platform, tapi kalau sudah keterlaluan, kita akan tutup,” kata Rudiantara.

Rudiantara menjelaskan, pihaknya sudah melakukan langkah tegas terhadap akun media sosial selama bulan Januari hingga Mei 2017. Di Twitter sudah dilakukan pemblokiran terhadap 49 akun, di Facebook yang sudah diblokir mencapai 270 akun, dan di YouTube, sudah puluhan akun layanan berbagi video itu yang diblokir dalam rentang periode tersebut.

Untuk memerangi peredaran informasi palsu dan konten negatif, penyedia platform media sosial juga perlu mempertimbangkan terkait tingkat literasi pasar yang akan dirambahnya.

“Jadi tidak hanya serta merta menyerahkan filterisasi kepada masing-masing individu pengguna media sosial,” tuturnya.

Selain kantor perwakilan di Indonesia, penyedia media sosial juga diharapkan mampu memberikan level pelayanan yang baik, dengan bersedia untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menangani konten negatif tersebut. (IwanY)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...