Wanita Pembunuh Kim Jong Nam Diduga Agen Rahasia

0
280
Pembunuh Kim Jong Nam inilah yang diduga agen rahasia Korea Utara.

KUALA LUMPUR – Perempuan yang mengenakan kaus bertuliskan “LOL” yang menjadi tersangka utama pembunuhan Kim Jon Nam, diketahui tinggal di hotel murah. Dia membawa tumpukan uang dan memotong rambut sehari sebelum meracun kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di bandara internasional Kuala Lumpur itu.

Menurut resepsionis salah satu hotel tersangka pembunuh menginap, perempuan yang check in di bawah nama Vietnam bernama Doan Thi Huong. Minggu (12/2) itu bergegas pergi pagi-pagi buta Senin atau hari terjadinya pembunuhan. Dia kemudian kembali ke hotel dengan wajah sama sekali tidak terlihat stres.

Polisi Malaysia yakin perempuan ini adalah orang yang pada pukul 08.20, Senin pagi itu mendekati Kim Jong Nam dari belakang pria malang itu, di terminal maskapai murah di Kuala Lumpur. Dia kemudian menyemprotkan zat beracun ke wajah Kim Jong Nam.

Doan mengaku kepada polisi Malaysia bahwa dia telah ditipu untuk acara lucu-lucuan.  Wanita kedua yang berpaspor Indonesia bernama Siti Aisyah diduga menjadi mitra Doan untuk membuat acara lucu-lucan itu.

Ternyata pengakuan wanita tersangka pembunuhan kepada polisi itu bertolak belakang dengan para karyawan dua hotel dekat bandara. Mereka justru memberikan kesaksian penting mengenai pergerakan Doan sebelum pembunuhan yang malah terlihat tenang dan terencana.

Seorang penyelidik swasta berkata kepada Reuters prilaku Doan ini adalah ciri khas agen-agen dinas rahasia. Doan adalah orang pertama yang check in di hotel bintang dua Qlassic Hotel, Sabtu 11 Februari. Seorang staf hotel yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan bahwa perempuan berpaspor Vietnam itu memilih kamar yang paling murah tanpa jendela.

“Saya ingat dia ingin memperpanjang tinggal di sini dan telah siap membayar dengan segepok uang di tangannya,” kata karyawan lain Hotel Qlassic, seorang petugas front-desk yang meminta disebut dengan Sia saja.

“Setelah satu malam menginap di hotel ini, Doan check in di CityView Hotel, dengan menentang satu koper, ransel dan boneka teddy bear besar,” kata resepsionis hotel ini kepada Reuters seraya meminta merahasiakan namanya. Karyawan hotel ini menyebutkan bahwa Doan berbicara dalam Bahasa Inggris.

Malam sebelum pembunuhan, dia meminjam gunting dari front desk, dan kemudian seorang pelayan hotel menemukan ceceran helai rambut di lantai dan di dalam kotak sampah keesokan harinya.

“Pelayan ini menemukan gunting di meja ruangan. Dan ada helaian rambut di lantai kamar itu, (Doan) membuang helaian-helaian rambut itu ke tempat sampah namun ada yang masih tercecer,” kata resepsionis hotel ini. Dia mengaku keesokan harinya Doan mengenakan kaus yang kemudian terekam kamera CCTV bandara yang bertuliskan “LOL Girl”.

Menurut pegawai hotel, Doan keluar hotel hampir sepanjang pagi itu, untuk kemudian kembali dengan wajah santai dan tidak menunjukkan marah atau cemas.

Doan mengeluhkan Wifi di kamarnya dan ketika manajemen hotel mengabarkan kepada dia bahwa masalah Wifi itu baru bisa diatasi sore hari, dia pun memutuskan check out dari hotel dan pergi begitu saja. Dia kemudian check in di SkyStar Hotel, juga terletak dekat dari bandara, dan pindah hotel setelah semalam menginap di sini.

Tidak diketahui di mana kemudian Doan menginap setelah hotel ini. Namun polisi menyatakan, dia ditangkap Rabu pagi atau 48 jam setelah pembunuhan, di terminal yang sama di mana Kim Jong Nam diserang.

“Jika Anda tanya saya, apakah gerakan perempuan ini menunjukkan dia agen dinas rahasia, maka saya akan bilang ya,” kata seorang penyelidik swasta di Kuala Lumpur yang meminta namanya tidak disebutkan seperti dikutip Reuters. “Begitulah mereka bergerak. Mengubah penampilan, bertransaksi dengan uang tunai, tidak meninggalkan jejak dan terus berpindah-pindah.”

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ceamah bela negara

Koarmatim Beri Pembekalan Bela Negara Dan Anti Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Hang Tuah ke-71 Tahun 2018, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana...
Sidang pembakaran rumah

Dalang Pembakaran Rumah Tewaskan Satu Keluarga Dihukum Seumur Hidup

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Jaya Mita br Ginting menangis seketika saat majelis hakim menjatuhinya hukuman penjara seumur hidup. Wanita ini terbukti bersalah menjadi otak pelaku...
Freddy Purnomo

Golkar Jatim Siapkan Ribuan Baliho Khofifah-Emil

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPD Partai Golkar Jatim menyiapkan strategi pemenangan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dalan Pilgub Jatim. Salah...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...