Selama Ramadhan, Israel Persulit Remaja Palestina Sholat di Masjid Al-Aqsha

0
86
palestina, israel, zionis, yerusalem, masjidil aqsa
Seorang warga Palestina menunjukkan surat izin kepada tentara Israel di gerbang pemeriksaan 300. (Foto: MaanImages/Wajdi al-Jaafari)

BETHLEHEM – Selama Ramadhan, otoritas pasukan Zionis Israel hanya mengizinkan pria berusia di atas 40 tahun, wanita segala usia, dan anak-anak di bawah 12 tahun dari Tepi Barat untuk memasuki Baitul Maqdis tanpa izin pada hari Jum’at, sementara yang lainnya hanya dibolehkan masuk jika mengantongi izin yang dikeluarkan Israel.

“Kami semua hanya ingin sholat,” kata Baraa Jawabreh (14) di pos pemeriksaan militer 300 di utara Bayt Lahm, setelah pasukan Zionis menolak remaja itu masuk ke Timur Baitul Maqdis untuk shalat di Masjid Al-Aqsha pada Jum’at ke tiga Ramadhan, dilansir dari Ma’an News, Jum’at (16/6).

Warga Palestina harus mengantri panjang di pos pemeriksaan militer 300, satu-satunya jalur masuk warga Palestina dari selatan Tepi Barat ke Baitul Maqdis.

Ratusan warga Palestina memadati jalan setapak semen dan logam, keluar melalui pintu putar, melewati detektor logam, dan menunjukkan identitas serta surat izin mereka kepada para tentara Zionis Israel agar bisa bepergian ke Masjid al-Aqsha untuk sholat. Proses tersebut terkadang bisa memakan waktu berjam-jam, ditambah dengan suhu musim panas yang sangat menyengat dan puasa. Hal ini dapat mengakibatkan frustasi tingkat tinggi bagi warga Palestina yang mengantri di pos pemeriksaan militer 300.

palestina, israel, zionis, yerusalem, masjidil aqsa
Kepadatan warga Palestina menuju gerbang pemeriksaan 300 di Bethlehem Utara untuk memasuki Yerusalem. (Foto: MaanImages/Wajdi al-Jaafari)

Selain itu, selama bulan Ramadhan pasukan Zionis Israel juga mendirikan pembatas jalan di luar pos pemeriksaan untuk membatasi lalu lintas warga Palestina. Para tentara Israel memberi warna atau mencat pembatas jalan dengan warna putih dan biru, warna bendera Israel.

Bagi saudara sepupu Hussein dan Baraa Jawabre, keduanya berusia 14 tahun, proses berliku dan penuh perjuangan itu sia-sia. Mereka dikembalikan oleh para tentara Israel ke tempat pemeriksaan izin, dikarenakan batasan umur yang diberlakukan pemerintah Israel.

Remaja saudara sepupu itu hanyalah bagian kecil di antara ribuan anak-anak Palestina lainnya yang dilarang masuk ke dalam Baitul Maqdis untuk shalat pada hari Jum’at.

“Saya sudah berusaha ke Baitul Maqdis tiga kali, tapi setiap kali itu pula para tentara Israel melarang sepupu dan saya masuk,” kata Hussein di pos pemeriksaan.

“Kami bangun sangat pagi dan kami bahagia bisa shalat di Al-Aqsha. Namun di luar dugaan penjajah Zionis Israel menghalangi kami,” tambah Hussein.

Saudara sepupu itu telah menempuh perjalanan jauh dari kamp pengungsi al-Arroub di kota Al-Khalil menuju Baitul Maqdis untuk shalat.

Tak hanya remaja seperti Hussein dan Baraa yang mengalami hal tersebut di atas, wanita-wanita Palestina pun bersusah payah bahkan harus menahan penghinaan ketika hendak ke Masjid Al-Aqsha. Para wanita Palestina mengatakan bahwa mereka dipermalukan saat melintasi pos pemeriksaan 300, karena para serdadu Zionis memaksa mereka untuk membuka cadar mereka di depan ratusan lelaki dan wanita lainnya –sebuah tindakan yang bisa merendahkan dan memalukan bagi Muslimah. Karena, sebenarnya ada ruang khusus di pos pemeriksaan untuk para tentara Israel yang bisa digunakan untuk memberikan privasi bagi para Muslimah.

palestina, israel, zionis, yerusalem, masjidil aqsa
Seorang wanita Palestina diminta melepaskan cadarnya oleh tentara Israel untuk pemeriksaan. (Foto: MaanImages/Wajdi al-Jaafari)

Salah seorang wanita yang dipaksa tentara Zionis Israel untuk melepaskan cadarnya –yang tidak ingin disebutkan namanya– mengatakan bahwa dia terpaksa melakukannya,

“Agar bisa meraih impian saya shalat di Masjid al-Aqsha,” ujar wanita tersebut.

Ribuan warga Palestina menempuh perjalanan ke Timur Baitul Maqdis pada hari Jum’at untuk melaksanakan shalat di sana. Dan pemerintah Israel mengerahkan sejumlah besar tentara Zionis Israel di sepanjang Kota Tua menuju Al-Aqsha. (JarotA/IwanY)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Donald Trump

Trump Berencana Buka ke Publik Dokumen Rahasia Pembunuhan John F Kennedy

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Sabtu (21/10) waktu setempat, ia berencana untuk mengizinkan agar dokumen pembunuhan Presiden John F. Kennedy pada...

Tiba di Arab Saudi, Wapres JK Langsung Tunaikan Ibadah Umrah

MEKKAH, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla menunaikan ibadah Umrah di Tanah Suci Mekkah pada Sabtu (21/10) malam waktu setempat, setelah sebelumnya menghadiri KTT...

Kerjasama Dengan SERUJI, KPPN Pacitan Adakan Workshop Jurnalistik

PACITAN, SERUJI.CO.ID - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan akan mengadakan pelatihan jurnalistik yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel dan press rilis bagi...
Wilda Mukhlis

Dana Desa Diawasi oleh Kapolsek, Ini Kata Ketua Apdesi Aceh

LANGSA, SERUJI.CO.ID – Terkait kewenangan pengawasan dana desa oleh Kapolsek di setiap daerah, Pengurus Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Aceh mendukung...

Pickup Tata Super Ace HT Dipasarkan Pertama Kali di Makassar

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Perusahaan pabrikan otomotif asal India, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) resmi memasarkan kendaraan pickup Tata Super Ace HT pertama secara regional...

Indonesia dan Turki akan Bentuk Forum Strategis Tingkat Tinggi

MADINAH, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan sepakat untuk membentuk forum strategis tingkat tinggi (high level strategic council) antara Indonesia dengan Turki sebagai...