Malaysia Kutuk Tindakan Israel Menutup Masjid Al-Aqsa

1
103
al aqsa
Pasca insiden serangan yang menewaskan tiga pemuda Palestina, Masjidil Aqsa ditutup untuk salat Jumat. (Foto: The Palestinian Information Center)

KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia mengutuk sekeras-kerasnya penutupan Masjid Al-Aqsa yang dilakukan oleh Israel pada Jumat (14/7) lalu.

“Malaysia mengutuk sekeras-kerasnya tindakan Israel menutup Masjid Al-Aqsa dan menafikan hak umat Islam menunaikan shalat Jumat,” kata Perdana Menteri Malaysia Mohd Najib Tun Razak melalui twitter-nya @NajibRazak, Ahad (16/7).

Kementerian Luar Negeri Malaysia melalui siaran pers, yang ditandatangani Divisi Komunikasi dan Diplomasi Publik, M. Mukundan, mengatakan tindakan Israel menghalangi umat Islam beribadah di masjid tersebut bertentangan dengan undang-undang dan norma antarabangsa.

Tindakan itu adalah kali pertama umat Islam dihalangi menunaikan shalat Jumat di masjid tersebut sejak 1969.

“Tindakan provokatif oleh Israel itu adalah kekerasan secara terbuka terhadap kesucian tapak suci umat Islam dan pelanggaran hak orang Islam untuk beribadah di tempat suci agama mereka dengan bebas tanpa halangan,” katanya.

Dia mengatakan, kebebasan beribadah adalah hak, yang dijamin di bawah undang-undang antarbangsa dan pelanggaran atas hak tersebut harus ditentang habis-habisan.

Malaysia turut menuntut Israel segera menarik pelarangan umat Islam beribadah di Masjid Al-Aqsa dan memberhentikan semua tindakan mengubah “status quo” tapak suci bagi umat Islam tersebut.

Pernyataan sama disampaikan Ketua Pemuda Dewan Pemuda Partai Islam (PAS) Malaysia Ustadz Muhammad Khalil Abdul Hadi.

Dia mengatakan, kebiadaban penguasa Israel mengharamkan warga Palestina memasuki Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan shalat Jumat melampaui batas dan provokasi ke arah ketegangan baru di bumi itu, yang dijajah sejak 1948.

“Langkah agresif itu mengulangi tragedi melampau ektremis Yahudi, yang pernah membakar sebagian Masjid al-Aqsa dalam 1969 hingga ditutup seketika, yang kemudian mengundang kebangkitan kaum muslimin di negara itu khususnya dan dunia maya,” katanya.

Dia mengatakan perbuatan tersebut mengancam menimbulkan kemarahan dan menggugah kesabaran umat Islam apabila Israel terus ceroboh melanggar kesucian kiblat pertama dan masjid ketiga terpenting bagi umat Islam itu.

“Kami khawatir kemarahan akan muncul dan bakal timbul tragedi lebih besar, yang membawa peperangan,” katanya.

Sehubungan dengan hal tersebut, katanya, pihaknya meminta OIC dan pemimpin negara Islam segera mengadakan sidang membincangkan tindakan tegas terhadap penguasa Zionis Israel dari rentetan kejadian tersebut. (Hrn)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polresta Madiun Amankan Ribuan Liter Miras

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Madiun Kota, Jawa Timur mengamankan sebanyak 1.725 liter minuman keras selama Operasi Tumpas Semeru 2018 yang digelar pada tanggal...

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...