Malaysia Kutuk Tindakan Israel Menutup Masjid Al-Aqsa

1
70
al aqsa
Pasca insiden serangan yang menewaskan tiga pemuda Palestina, Masjidil Aqsa ditutup untuk salat Jumat. (Foto: The Palestinian Information Center)

KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia mengutuk sekeras-kerasnya penutupan Masjid Al-Aqsa yang dilakukan oleh Israel pada Jumat (14/7) lalu.

“Malaysia mengutuk sekeras-kerasnya tindakan Israel menutup Masjid Al-Aqsa dan menafikan hak umat Islam menunaikan shalat Jumat,” kata Perdana Menteri Malaysia Mohd Najib Tun Razak melalui twitter-nya @NajibRazak, Ahad (16/7).

Kementerian Luar Negeri Malaysia melalui siaran pers, yang ditandatangani Divisi Komunikasi dan Diplomasi Publik, M. Mukundan, mengatakan tindakan Israel menghalangi umat Islam beribadah di masjid tersebut bertentangan dengan undang-undang dan norma antarabangsa.

Tindakan itu adalah kali pertama umat Islam dihalangi menunaikan shalat Jumat di masjid tersebut sejak 1969.

“Tindakan provokatif oleh Israel itu adalah kekerasan secara terbuka terhadap kesucian tapak suci umat Islam dan pelanggaran hak orang Islam untuk beribadah di tempat suci agama mereka dengan bebas tanpa halangan,” katanya.

Dia mengatakan, kebebasan beribadah adalah hak, yang dijamin di bawah undang-undang antarbangsa dan pelanggaran atas hak tersebut harus ditentang habis-habisan.

Malaysia turut menuntut Israel segera menarik pelarangan umat Islam beribadah di Masjid Al-Aqsa dan memberhentikan semua tindakan mengubah “status quo” tapak suci bagi umat Islam tersebut.

Pernyataan sama disampaikan Ketua Pemuda Dewan Pemuda Partai Islam (PAS) Malaysia Ustadz Muhammad Khalil Abdul Hadi.

Dia mengatakan, kebiadaban penguasa Israel mengharamkan warga Palestina memasuki Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan shalat Jumat melampaui batas dan provokasi ke arah ketegangan baru di bumi itu, yang dijajah sejak 1948.

“Langkah agresif itu mengulangi tragedi melampau ektremis Yahudi, yang pernah membakar sebagian Masjid al-Aqsa dalam 1969 hingga ditutup seketika, yang kemudian mengundang kebangkitan kaum muslimin di negara itu khususnya dan dunia maya,” katanya.

Dia mengatakan perbuatan tersebut mengancam menimbulkan kemarahan dan menggugah kesabaran umat Islam apabila Israel terus ceroboh melanggar kesucian kiblat pertama dan masjid ketiga terpenting bagi umat Islam itu.

“Kami khawatir kemarahan akan muncul dan bakal timbul tragedi lebih besar, yang membawa peperangan,” katanya.

Sehubungan dengan hal tersebut, katanya, pihaknya meminta OIC dan pemimpin negara Islam segera mengadakan sidang membincangkan tindakan tegas terhadap penguasa Zionis Israel dari rentetan kejadian tersebut. (Hrn)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Ustadz Mokhammad Nasih

Tulisan Pesantren Dijual dan Isu Dolly Buka Kembali, Ini Klarifikasinya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), ustadz Mokhammad Nasih melakukan klarifikasi tulisan yang akhir-akhir ini viral di media sosial terkait pemberitaan...
Rudi Suhartanto

Amankan Pilkades, DPMD Bentuk Panitia Pengawas

SERANG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 34 desa di Kabupaten Serang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 November mendatang. Sekretaris...

Jatim Jadi Tuan Rumah Workshop APPSI 2017

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Jawa Timur menjadi tuan rumah penyelenggaraan workshop Assosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada tanggal 21-23 November 2017. Workshop yang...

KANAL WARGA TERBARU

Sanad Menghilangkan Fitnah Berita

Contoh, ada seorang yang mengabarkan sebuah berita :"Ada penyusup di HMI, jadi bertindak rusuh!". Yang membaca bisa salah persepsi. Ada yang memahami masuknya penyusup saat...

Fenomena Lepas Jilbab

Lepas jilbab dalam bahasan ini bermakna melepas jilbab dengan niat tidak menutup aurat yang seharusnya tidak diperlihatkan. Penekanannya bukan untuk menyalahkan pihak yang setuju...
KH. Luthfi Bashori

SELAGI PEMIMPIN ITU MASIH SHALAT, JANGAN DIPERANGI SECARA FISIK

Luthfi Bashori St. Ummul Mukminin St. Ummu Salamah Ra menuturkan, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya akan diangkat penguasa di kalanganmu, lalu engkau ketahui mereka...