Liga Arab Kecam Israel Bunuh Perawat Razan An-Najjar

0
115
Ribuan pelayat turut mengantar pemakaman Razan al-Najar, yang tewas ditembak militer Israel.

KAIRO, SERUJI.CO.ID – Liga Arab pada Ahad (3/6) mengutuk tindakan Israel baru-baru ini membunuh seorang petugas paramedis Palestina yang sedang menolong orang yang cedera di Jalur Gaza dan mencapnya sebagai babak baru terorisme Israel.

Tentara Israel menembak petugas paramedis yang berusia 21 tahun, Razan An-Najjar, di dekat pagar perbatasan di Jalur Gaza pada Jumat (1/6), saat wanita itu sedang merawat pemrotes yang cedera di Jalur Gaza. Ribuan orang Palestina memberi penghormatan terakhir kepada relawan muda tersebut dalam pemakaman besar pada Sabtu (2/6).

“Kejahatan Israel ini serta perbuatan lain adalah rangkaian baru babak terorisme Israel, yang tidak memberi perlindungan bagi tim medis dan petugas pertolonga, memburu dan membidik wartawan serta menghukum mati mereka dengan cara darah dingin,” kata badan pan-Arab tersebut di dalam satu pernyataan.

Liga Arab menyatakan Israel bertanggung-jawab atas penembakan An-Najjar, dan memperingatkan tentara Israel agar tidak melanjutkan perbuatan brutal semacam itu.

Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa tentara Israel yang ditempatkan di daerah perbatasan pada Jumat (1/6) menembakkan gas air mata dan peluru aktif ke arah pemrotes, yang mengibarkan bendera Palestina dan melemparkan batu ke arah tentara Yahudi.

Baca juga: Dikecam Dunia, Militer Israel Berjanji Selidiki Pembunuh Perawat Razan al-Najar

Pada Jumat (1/6), ratusan pemrotes Palestina berpawai menuju empat tempat di bagian timur Jalur Gaza di dekat perbatasan dengan Israel pada Jumat ke-10 pawai dan protes, yang oleh rakyat Palestina dinamakan Pawai Akbar Kepulangan dan Pembangkangan terhadap Blokade Israel.

Pawai itu dimulai pada 30 Maret dan menyerukan hak pengungsi Palestina untuk pulang serta diakhirinya blokade Israel yang telah diberlakukan atas Jalur sejak musim panas 2007.

Sejak akhir Maret, pasukan Israel menewaskan sedikitnya 120 orang Palestina dan melukai ribuan orang lagi selama protes yang menyerukan hak pengungsi Palestina untuk pulang dan diakhirinya blokade Israel yang diberlakukan atas Jalur Gaza sejak 2007, ketika Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) merebut kekuasaan atas daerah kantung tersebut. (Ant/Su02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Mini Bus Tabrak Warung, 1 Tewas di Tempat

LANGKAT, SERUJI.CO.ID -  Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan lintas Sumatera dari Aceh menuju Medan, Sumatera Utara, mobil mini bus berpenumpang menabrak bengkel dan warung...

Tim Gabungan Kembali Temukan Jenazah Penumpang KM Sinar Bangun

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan kembali menemukan tiga jenazah penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara. Kepala Badan Penanggulangan Bencana...
Mochamad Iriawan

Komjen Iriawan Minta KPU Jamin Hak Pemilih

BANDUNG, SERUJI.CO.ID -  Penjabat Gubernur Jawa Barat Komjen M Iriawan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat dan KPU kabupaten/kota menjamin hak pemilih...

Tingkat Kecelakaan Arus Mudik di Jabar Turun

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan tingkat kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018 di Jawa Barat mengalami penurunan...
Mochamad Iriawan

Jadi Pj Gubernur Jabar, Komjen Iriawan: Saya Akan Netral

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Komisaris Jenderal (Komjen) Pol M Iriawan meminta masyarakat tidak perlu ragu terkait penunjukan dirinya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat oleh Presiden...