Krisis Diplomatik Sebabkan Ratusan Ekor Unta Qatar Mati

DOHA – Kantor berita Daily Mail pada Selasa kemarin (11/7) melaporkan adanya krisis diplomatik yang terjadi antara Qatar dan negara-negara tetangganya. Krisis tersebut tak hanya mempengaruhi manusia tetapi juga para unta. Ratusan ekor unta mati saat mereka terjebak di perbatasan Qatar dan Arab Saudi tanpa persediaan makanan dan air yang memadai.

Ratusan ekor unta yang mati tersebut disebabkan karena para pemiliknya yang berasal dari Qatar, beberapa waktu lalu hanya diberi waktu satu jam saja oleh pemerintah Kerajaan Saudi untuk meninggalkan peternakan mereka di wilayah Arab Saudi.

Para peternak unta asal Qatar tersebut diusir bersama hewan-hewan peliharaan mereka yang berjumlah sekitar 15.000 ekor unta dan 10.000 ekor domba, serta dipaksa untuk melintasi perbatasan Qatar dan Arab Saudi dalam waktu 36 jam.

Sebelumnya, para peternak asal Qatar tersebut memilih menggembalakan hewan-hewannya di Arab Saudi dikarenakan luas wilayah Qatar hanya sekitar 11.000 kilometer persegi, hal tersebut jelas tidak memungkinkan bagi mereka untuk mengembalakan ribuan ekor hewan ternaknya di Negara asal mereka. Oleh karena itu, mereka lebih memilih wilayah yang lebih luas seperti Arab Saudi.

Sejumlah keterangan yang dihimpun Daily Mail menjelaskan bahwa hewan-hewan itu digiring ke sebuah kandang besar saat pintu perbatasan dibuka di jam-jam tertentu. Artinya, hanya beberapa ratus ekor saja yang berhasil melintasi perbatasan setiap harinya, sehingga banyak dari hewan-hewan tersebut mati. (Jarot.S/HA)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER