Israel Tingkatkan Pembangunan Permukiman di Wilayah Palestina

0
49
Pagar beton memisahkan area permukiman warga Palestina dengan permukiman warga Israel di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur. (Reuters)

TEPI BARAT – Konstruksi permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki Israel telah melonjak hingga 70 persen pada jangka 1 tahun hingga Maret 2017, menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Pusat Statistik Israel. Pekerjaan dimulai pada 2.758 tempat tinggal sejak April 2016, dibandingkan dengan 1.619 selama 12 bulan sebelumnya yang berakhir pada Maret 2016.

Angka yang dikeluarkan pada hari Senin (19/6) tidak termasuk Yerusalem Timur yang dianeksasi Israel yang dianggap Israel sebagai bagian integral dari “ibu kota negara yang tak terpisahkan”.

Organisasi pemantau permukiman, Peace Now mengatakan ledakan permukiman tersebut bertepatan dengan penurunan 2,5 persen dalam konstruksi di dalam wilayah Israel.

“Alih-alih bekerja untuk menyelesaikan krisis perumahan di dalam Israel, pemerintah Israel memprioritaskan penyediaan rumah bagi minoritas radikal yang tinggal di luar batas resmi negaranya,” katanya, dilansir dari Al Jazeera.

“Pembangunan semacam itu terus menjauhkan kita dari satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina – sebuah solusi dua negara.”

Lebih dari 600.000 warga Israel tinggal di permukiman di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, yang dipandang sebagai penghalang utama bagi perdamaian antara Israel dan Palestina. Mereka tinggal bersama tiga juta orang Palestina.

Menteri pertahanan Israel mengatakan bahwa negara tersebut sejauh tahun ini telah meningkatkan jumlah proyek permukiman tertinggi sejak 1992. Avigdor Lieberman mengatakan pada tanggal 11 Juni bahwa, sejauh tahun ini, rencana telah diajukan untuk 8.345 rumah di wilayah Tepi Barat yang diduduki, termasuk 3.066 yang dijadwalkan untuk “pembangunan segera”.

“Angka untuk paruh pertama 2017 adalah yang tertinggi sejak 1992,” kata Lieberman.

Proyek permukiman tersebut berada pada berbagai tahap dalam proses perencanaan dan unit-unit tersebut tersebar di sejumlah permukiman di Tepi Barat. Pemukiman-permukiman ini dipandang ilegal di bawah hukum internasional dan merupakan batu sandungan utama bagi penyelesaian karena dibangun di atas tanah yang dilihat orang-orang Palestina sebagai bagian dari negara masa depan mereka dalam penyelesaian dua negara.

Sekarang, lebih dari 600.000 pemukim Israel tinggal di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur, berdampingan dengan sekitar 2,9 juta warga Palestina, yang menurut para kritikus membuat kesepakatan dua negara sangat sulit untuk direalisasikan. (Gauzal/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Banjar Banjir

BNPB: Banjir Landa Sejumlah Wilayah di Jawa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di Jawa. "Banjir...
Kapal Win Long

Petugas Belum Temukan Narkoba dari Kapal Win Long

KARIMUN, SERUJI.CO.ID - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea Cukai hingga Sabtu (24/2) petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Menristekdikti: Boleh Eksplorasi Tetapi Jangan Rusak Lingkungan

SOLO, SERUJI.CO.ID - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Muhammad Nasir menyatakan kalangan industri boleh mengeksplorasi sumber daya alam tetapi jangan sampai merusak...

Menteri Rini Minta BUMN di Daerah Bersinergi

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno meminta seluruh perwakilan Badan Usaha Milik Negara di daerah dapat meningkatkan sinergi untuk memberikan...

32 Orang Palestina Cedera Dalam Bentrokan Dengan Tentara Israel

KOTA GAZA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 32 orang Palestina cedera dalam bentrokan yang terjadi antara tentara Israel dan demonstran Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan dan...
loading...

Terima Kasih SDIT

Sebagai ibu yang tidak hanya bekerja di luar dan di dalam rumah, saya menyadari waktu saya banyak terkuras untuk kepentingan diluar pendidikan anak. Pagi...
Screenshot_20180224_173119

PKS Targetkan 5 Kursi di DPRD Pasaman Barat

SIMPANG EMPAT - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pasaman Barat menargetkan ada kenaikan perolehan kursi DPRD dari 3 kursi pada Pileg 2014...
IMG_20180224_161218

Muslim M Yatim Maju Ke DPD RI

SIMPANG EMPAT - M Muslim Yatim mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI periode 2019–2024 setelah 3 periode duduk sebagai anggota DPRD Prov Sumatera Barat...