Hamas-Fatah Rujuk Menuju Satu Pemerintahan, Presiden Palestina Puas

0
107
  • 29
    Shares
palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas

RAMALLAH – Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Ahad (18/9) mengatakan ia puas dengan keputusan HAMAS yang melakukan tindakan praktis ke arah terwujudnya perujukan internal.

Abbas, yang tiba di New York untuk menghadiri pertemuan tahunan PBB Sidang Majelis Umum, mengatakan di dalam satu pernyataan resmi bahwa ia puas dengan pernyataan Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) di Kairo, Mesir, bagi perujukan.

Pada Ahad pagi, para pemimpin HAMAS –yang telah mengadakan pembicaraan dengan pejabat senior keamanan intelijen Mesir, mengatakan di dalam pernyataan resmi bahwa mereka siap untuk melakukan perujukan dengan Partai Fatah, pimpinan Abbas.

HAMAS sebelumnya mengumumkan bahwa kelompok tersebut telah membubarkan komite administratif untuk menangani urusan sehari-hari di Jalur Gaza. Pembentukan komite itu telah membuat marah Abbas, yang berkeras bahwa komite tersebut mesti dibubarkan guna melanjutkan dialog dengan HAMAS.

HAMAS, yang telah menguasai Jalur Gaza sejak merebut kekuasaan di jalur itu pada 2007, telah menyampaikan kesediaan untuk menerima pemerintah konsensus Palestina di Jalur Gaza dan mengizinkannya bekerja secara layak.

Para pemimpin komite administratif yang dioperasikan HAMAS di Jalur Gaza juga mengatakan mereka siap untuk sepenuhnya bekerjasama dengan pemerintah konsensus dan menyerahkan urusan Jalur Gaza.

Juru Bicara Pemerintah Konsensus di Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan, Yousef Al-Mahmoud mengatakan pemerintah sepenuhnya siap untuk pergi ke Jalur Gaza secepatnya dan mengambil-alih daerah kantung pantai tersebut.

Menurut pernyataan resmi Abbas, ia mengatakan ia akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan Palestina di Ramallah segera setelah ia pulang dari Amerika Serikat.

HAMAS menyampaikan kesediaan untuk ikut dalam pemilihan umum setelah pembentukan pemerintah persatuan, melalui koordinasi dengan semua lembaga politik dan faksi lain Palestina. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU