Akhirnya Trump Perintahkan Militer AS Serang Pangkalan Udara Suriah

3
158

WASHINGTON – Setelah beberapa hari ini mengecam Presiden Suriah Bashar al-Assad yang telah menggunakan senjata kimia dan jatuhnya korban sipil, hari ini, Jumat (7/4) atau Kamis malam waktu Amerika, akhirnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan militernya menyerang Suriah.

Lewat pidata yang disiarkan secara langsung, Trump memerintahkan serangan peluru kendali ke sebuah pangkalan udara Suriah yang merupakan tempat asal serangan rudal senjata kimia diluncurkan.

Berikut isi pidato Trump seperti dikutip Reuters:

Rekan-rekan sebangsaku Amerika: Pada Selasa, diktator Suriah Bashar al-Assad telah melancarkan serangan senjata kimia yang mengerikan terhadap sipil tak berdosa. Dengan menggunakan gas saraf mematikan, Assad mencekik nyawa para pria, wanita, dan anak-anak yang tak berdaya. Bagi begitu banyak orang, itu adalah kematian pelan-pelan yang brutal. Bahkan bayi-bayi lucu dengan kejam dibunuh oleh serangan sangat barbar ini. Seharusnya tak ada satu pun anak-anak Tuhan yang mengalami horor semacam ini.

Malam ini, saya memerintahkan serangan militer terarah ke pangkalan udara di Suriah yang menjadi asal serangan kimia itu diluncurkan. Serangan ini demi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat dalam mencegah dan menghalau penyebaran dan penggunaan senjata kimia mematikan. Tak terbantahkan bahwa Suriah telah menggunakan senjata kimia terlarang ini, melanggar kewajiban-kewajibannya menurut Konvensi Senjata Kimia, dan mengabaikan seruan Dewan Keamanan PBB.

Upaya bertahun-tahun sebelumnya untuk mengubah prilaku Assad telah gagal total dan gagal dengan sangat dramatis. Akibatnya, krisis pengungsi semakin dalam dan kawasan itu terus-terusan terdestabilisasi sehingga mengancam AS dan sekutu-sekutunya.

Malam ini saya menyeru semua bangsa beradab untuk bergabung bersama kita dalam mengakhiri pembantaian dan pertumpahdarahan di Suriah, dan juga untuk mengakhiri terorisme dari segala bentuk dan jenis. Kita memohon kebijaksanaan Tuhan karena kita sedang menghadapi tantangan dari dunia kita ini yang sangat berbahaya. Kami mendoakan kehidupan untuk mereka yang terluka dan untuk jiwa bagi yang gugur. Dan kita berharap sepanjang Amerika membela keadilan, maka perdamaian dan harmoni, pada akhirnya, menang.

Selamat malam. Tuhan memberkati Amerika dan seluruh dunia. Terima kasih.

 

EDITOR: Harun S

loading...

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Endun Abdul Haq

Persyaratan Administrasi Seluruh Cagub/Cawagub Jabar Belum Lengkap

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyatakan berkas persyaratan administrasi seluruh pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018-2023...
Sugeng Purwanto

Pasca-Penyitaan Jutaan PCC, Polres Sidoarjo Ajak Warga Antisipasi Peredaran Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pasca penggrebekan oleh Polres Sidoarjo, Rabu (17/1), di rumah kontrakan di Desa Sawocangkring, Wonoayu, Sidoarjo, yang diduga sebagai tempat penyimpanan jutaan...
mui

MUI Sayangkan MK Setarakan Agama dan Kepercayaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyetarakan agama dan aliran kepercayaan, sebagaimana tertuang dalam putusan MK untuk kolom agama...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...