GAZA – Kantor berita The Palestinian Information Center pada hari Ahad (23/7) melaporkan dalam beberapa hari terakhir aksi solidaritas untuk membela Al-Quds dan Al-Aqsa digelar di 25 kota di Eropa, sebagai bentuk protes atas langkah-langkah represif Zionis yang meningkat belakangan ini sampai kepada penutupan masjid al-Aqsa dan pemasangan pintu-pintu elektrik di gerbang-gerbang masjid Al-Aqsa.
Sebuah lembaga, ‘Europeans for Jerusalem’ mengatakan bahwa ribuan aktivis solidaritas dan warga komunitas Arab dan Islam serta sejumlah tokoh agama, politik dan HAM di Eropa ikut dalam aksi yang digalang oleh kerjasama lembaga-lembaga Palestina, Arab, Islam dan lembaga-lembaga pembela HAM di Eropa.
Para peserta mengungkapkan solidaritas sepenuhnya diberikan kepada rakyat Palestina, Al-Quds dan masjid Al-Aqsa yang mengalami pelanggaran hukum dan HAM oleh pemerintah Israel, khususnya pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya pada masjid al-Aqsa, berupa pelanggaran hak kebebasan beribadah yang dijamim hukum HAM, di mana pemerintah Israel menutup masjid al-Aqsa bagi jamaah dan langkah-langkah yang diambil untuk menghalangi jamaah melaksanakan shalat dengan memasang pintu-pintu elektrik di gerbang-gerbang masjid al-Aqsa.
Lebih lanjut para peserta aksi menegaskan bahwa setiap pelanggaran dan atau serangan terhadap masjid Al-Aqsa merupakan serangan langsung pada mereka. Persoalan masjid Al-Aqsa adalah persoalan semua bangsa Arab dan kaum muslimin dan bukan hanya persoalan orang Palestina saja.
Lembaga ‘Europeans for Jerusalem’ menyatakan bahwa akan terus melakukan aksi solidaritas untuk Al-Quds sepanjang hari-hari ke depan dan menyerukan kepada lembaga-lembaga Arab, Islam dan HAM yang aktif di Eropa untuk saling berkoordinasi untuk menjadikan hari Jum’at, Sabtu dan Ahad (28,29, 30/7) sebagai hari-hari untuk membela masjid Al-Aqsha dan warga Al-Quds, melalui gelombang aksi solidaritas. (JarotS/HA)

Alhamdulillah….. Bagaimana dengan kita…???