Plagiarisme dalam Pidato Presiden Ghana yang Baru

0
38

Accra, Seruji.com — Ahad (8/1), pihak kepresidenan Ghana menyampaikan permintaan maaf setelah presiden Ghana yang baru, Nana Akufo-Addo, dengan jelas telah menggunakan ujaran Bill Clinton dan George W. Bush dalam pidato inaugurasinya di hadapan rakyat Ghana pada Sabtu (7/1).

Para pengguna media sosial Twitter mulai mempertunjukkan kesamaan antara pidato Nana dan kedua mantan presiden Amerika Serikat tersebut.

Though our challenges are fearsome, so are our strengths. Ghanaians have been a restless, questing, hopeful people. And we must bring to our task today the vision and will of those who came before us,” ucap Nana.

Loading...

Itu serupa dengan pidato inaugurasi Bill pada 1993, “Though our challenges are fearsome, so are our strengths. And Americans have ever been a restless, questing, hopeful people. We must bring to our task today the vision and will of those who come before us.”

Selain itu, Nana berujar, “I ask you to be citizens: citizens, not spectators; citizens, not subjects; responsible citizens building your communities and our nation.”

I ask you to be citizens: citizens, not spectators; citizens, not subjects; responsible citizens building communities of service and a nation of character,” seru George saat berpidato dalam inaugurasinya pada 2001.

Seperti yang dikutip oleh kantor berita DPA, Direktur Komunikasi Kepresidenan Ghana, Eugene Arhin, mengakui plagiarisme dalam pidato Nana itu dan menyatakan permintaan maaf.

“Secara terus terang, saya memohon maaf karena tidak mencantumkan narasumber dalam kutipan tersebut. Hal itu sungguh suatu kekhilafan, dan tidak pernah disengaja.”

Nana Akufo-Addo (72) merupakan seorang mantan penasihat hukum hak asasi manusia. Ia berhasil mengungguli incumbent, John Dramani Mahama, dalam pemilihan presiden pada bulan lalu. (ais)

Sumber: Aljazeera dan kantor-kantor berita

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU