Kakak Kim Jong Un Punya Bisnis IT di Indonesia

177
Kim Jong Nam yang dibunuh adalah kakak tiri Kim Jong Un (kanan), pemimpin tertinggi Korea Utara. (Foto: telegraph.co.uk)

MALAYSIA – Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, ternyata punya bisnis teknologi informasi atau IT. Salah satu usahanya adalah mendistribusikan perangkat keras (hardware) dan lunak (software) ke Indonesia. Selain ke negara ini, Kim juga berbisnis di Malaysia dan Singapura. Beberapa kali dia memang diketahui berada di Jakarta. Namun saat itu keperluannya tak diungkapkan. Demikian menurut sebuah sumber seperti yang dikutip media Malaysia, The Star.

Meski demikian, jauh-jauh hari ia menyadari bahwa nyawanya terancam. Dalam setiap kali lawatan wisatanya ke Malaysia, dia selalu dikawal bodyguard. Kim memang mengkhawatirkan keselamatan jiwanya. Demikian diungkapkan seorang pemilik restoran di Pataling Jaya, Malaysia, yang mengenal kakak tiri diktator Korea Utara Kim Jong-un itu.

“Saya menduga dia memiliki sebuah perangkat yang bisa mengacaukan (kamera) CCTV. Setiap kali saya mengecek kamera CCTV setelah dia pergi, tidak ada siapa-siapa dalam rekaman itu,” kata Alex Hwang, warga Korea Selatan yang restorannya kerap dikunjungi Kim.

Kepada The Star, Hwang berkata, “Dia takut dibunuh, oleh karena itu dia selalu bepergian bersama para bodyguard.” Menurut dia, Kim selalu tinggal di hotel bintang lima ketika di Malaysia.

“Kadang-kadang dia membawa serta istrinya ke sini,” kata dia yang juga mengungkapkan fakta menarik bahwa Kim juga kerap membawa kekasih gelapnya asal Singapura ke Malaysia.

Tiga orang, termasuk dua wanita yang diyakini pembunuh Kim dan berada di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Selasa (14/2) lalu telah ditahan. Satu perempuan berpaspor Vietnam, sedangkan satu perempuan lagi berpaspor Indonesia. Orang ketiga adalah seorang pria Malaysia.

Hwang yang merupakan Ketua Dewan Penasihat Unifikasi Nasional (cabang Malaysia) dan mantan presiden Asosiasi Korea di Malaysia. Dia menjelaskan bahwa ada banyak restoran di kota ini (Petaling Jaya), tetapi dia selalu memilih Starhill Gallery karena faktor keamanan di sini. Hwang yakin Kim berada di kota itu karena dia memiliki rekan bisnis atau kerabat di Malaysia yang membantu keuangannya.

“Dia tadinya mendapatkan bantuan keuangan dari kedutaan besar Korea Utara tetapi dihentikan setelah ayahnya meninggal dunia dan dia pun mengasingkan diri. Dia mungkin memiliki sumber keuangan di sini (Malaysia). Saya sudah membujuk dia untuk ke Korea Selatan tetapi menolaknya.”

Sumber lainnya berkata kepada The Star bahwa Kim kerap ke Malaysia antara 2010 dan 2013 ketika sepupunya, Jang Yong Chol, menjadi duta besar Korea Utara untuk Malaysia.Kim biasanya tinggal di sebuah rumah tingkat dua di Bukit Damansara. Sumber tadi berkata, “Dia akan tinggal di sini selama 10 sampai 15 hari setiap kali berkunjung. Kadang-kadang bersama keluarganya.”

EDITOR: Rizky

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama