Diplomat Korea Utara Tersangka Pembunuh Kim Jong-Nam

0
120
Kepala Polisi Khalid Abu Bakar . (Foto: says.com)

KUALA LUMPUR – Malaysia mengidentifikasi satu pejabat senior di Kedutaan Besar Korea Utara di antara para tersangka perkara pembunuhan Kim Jong-Nam. Selain itu, dinyatakan  tersangka lainnya seorang staf maskapai penerbangan negara Korea Utara.

Kepala Polisi Khalid Abu Bakar pada Rabu mengatakan, kedua tersangka masih berada di Malaysia dan sudah dipanggil untuk pemeriksaan. Ia mengatakan, diplomat Korea Utara yang menjadi tersangka pangkatnya sekretaris kedua di kedutaan.

“Dia sekretaris kedua di kedutaan. Mereka tidak ditahan tapi sudah dipanggil untuk dimintai keterangan,” kata Khalid kepada para reporter dalam konferensi pers, Rabu (22/2). Tersangka lainnya adalah staf Air Koryo.

Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, dibunuh di Kuala Lumpur International Airport pada 13 Februari ketika bersiap terbang ke Makau. Khalid mengatakan polisi sangat yakin empat tersangka lain yang meninggalkan Malaysia pada hari penyerangan sudah pergi ibukota Korea Utara, Pyongyang.

Pekan lalu, polisi Malaysia menangkan seorang pria Korea Utara dan dua perempuan asal Indonesia dan Vietnam yang diduga berkaitan dengan pembunuhan Kim Jong-nam. Khalid mengatakan, kedua perempuan itu mengusapkan cairan, yang mengandung substansi racun yang belum diidentifikasi, ke wajah Kim Jong-Nam.

“Ya, kedua tersangka perempuan tahu bahwa substansi yang mereka punya beracun. Kami belum tahu bahan kimia apa yang digunakan,” katanya sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

“Mereka menggunakan tangan kosong,” katanya, menambahkan. Mereka diinstruksikan untuk membasuh tangan sesudahnya. Khalid mengatakan polisi akan memperpanjang masa penahanan tersangka.

Ketegangan diplomatik meningkat antara Korea Utara dan Malaysia sejak pembunuhan itu. Kedua negara berseteru soal penanganan jenazah korban dan bertukar kata pedas soal penyelidikan yang dilakukan oleh Malaysia.

Malaysia adalah satu dari sedikit negara di dunia yang menjaga hubungan dengan Korea Utara. Awal pekan ini Malaysia menarik duta besarnya dari Pyongyang setelah Duta Besar Korea Utara di Kuala Lumpur menyatakan meragukan kelayakan penyelidikan yang sedang berlangsung.

Malaysia menyatakan hanya akan menyerahkan jenazah korban ke ahli waris kalau penyebab kematian dan identitasnya sudah dikonfirmasi. Sementara Korea Utara menuntut jenazahnya langsung diserahkan ke kedutaan.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA
Hi-Tech jadi Pusat Kesenian

Hi-Tech Mall Akan Dijadikan Pusat Kesenian, Pemkot Tetap Beri Kesempatan Pedagang IT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya optimis bisa menjadikan gedung Hi-Tech Mall, di jalan Kusuma Bangsa, sebagai pusat kesenian, tanpa menghilangkan ratusan pedagang IT...
Balok grider ambruk

Maraknya Kecelakaan Konstruksi, Fahira: Membangun Jangan Asal Cepat Diresmikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris menyoroti maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, apalagi selain menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik juga...
ustadz abdul somad

Ustadz Abdul Somad Resmikan Gerai 212 di Dumai

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Ustadz Abdul Somad meresmikan gerai 212 Mart di Jalan Merdeka Kota Dumai, yang merupakan unit usaha pertama dengan keanggotaan koperasi 380 orang...

Habib Rizieq Batal Pulang, Ustadz Bachtiar Nasir: Khawatir Keamanan Indonesia Kacau

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengurungkan kepulangannya ke Indonesia diketahui khawatir dengan kondisi keamanan Indonesia yang kacau....
Agus Hermanto

DPR: MD3 Sah Meskipun Presiden Tidak teken

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) tetap...
loading...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...
images (1)

Garis 6: Tujuan Hidup

Apa tujuan hidup? Jadi pejabat? Jadi orang terkenal? Jadi orang kaya? Itu bukan tujuan hidup, karena pejabat bisa mati, orang terkenal pun tak selamanya...