Diplomat Korea Utara Tersangka Pembunuh Kim Jong-Nam

0
148
Kepala Polisi Khalid Abu Bakar . (Foto: says.com)

KUALA LUMPUR – Malaysia mengidentifikasi satu pejabat senior di Kedutaan Besar Korea Utara di antara para tersangka perkara pembunuhan Kim Jong-Nam. Selain itu, dinyatakan  tersangka lainnya seorang staf maskapai penerbangan negara Korea Utara.

Kepala Polisi Khalid Abu Bakar pada Rabu mengatakan, kedua tersangka masih berada di Malaysia dan sudah dipanggil untuk pemeriksaan. Ia mengatakan, diplomat Korea Utara yang menjadi tersangka pangkatnya sekretaris kedua di kedutaan.

“Dia sekretaris kedua di kedutaan. Mereka tidak ditahan tapi sudah dipanggil untuk dimintai keterangan,” kata Khalid kepada para reporter dalam konferensi pers, Rabu (22/2). Tersangka lainnya adalah staf Air Koryo.

Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, dibunuh di Kuala Lumpur International Airport pada 13 Februari ketika bersiap terbang ke Makau. Khalid mengatakan polisi sangat yakin empat tersangka lain yang meninggalkan Malaysia pada hari penyerangan sudah pergi ibukota Korea Utara, Pyongyang.

Pekan lalu, polisi Malaysia menangkan seorang pria Korea Utara dan dua perempuan asal Indonesia dan Vietnam yang diduga berkaitan dengan pembunuhan Kim Jong-nam. Khalid mengatakan, kedua perempuan itu mengusapkan cairan, yang mengandung substansi racun yang belum diidentifikasi, ke wajah Kim Jong-Nam.

“Ya, kedua tersangka perempuan tahu bahwa substansi yang mereka punya beracun. Kami belum tahu bahan kimia apa yang digunakan,” katanya sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

“Mereka menggunakan tangan kosong,” katanya, menambahkan. Mereka diinstruksikan untuk membasuh tangan sesudahnya. Khalid mengatakan polisi akan memperpanjang masa penahanan tersangka.

Ketegangan diplomatik meningkat antara Korea Utara dan Malaysia sejak pembunuhan itu. Kedua negara berseteru soal penanganan jenazah korban dan bertukar kata pedas soal penyelidikan yang dilakukan oleh Malaysia.

Malaysia adalah satu dari sedikit negara di dunia yang menjaga hubungan dengan Korea Utara. Awal pekan ini Malaysia menarik duta besarnya dari Pyongyang setelah Duta Besar Korea Utara di Kuala Lumpur menyatakan meragukan kelayakan penyelidikan yang sedang berlangsung.

Malaysia menyatakan hanya akan menyerahkan jenazah korban ke ahli waris kalau penyebab kematian dan identitasnya sudah dikonfirmasi. Sementara Korea Utara menuntut jenazahnya langsung diserahkan ke kedutaan.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACA JUGA
Megawati Soekarno Putri

Megawati dan Mahfud MD Digaji Ratusan Juta di Dewan Pengarah BPIP

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya Bagi Pemimpin, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan...

Manfaat Puasa Sebagai Restorasi Alami

Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD, dokter spesialis Penyakit Dalam. SERUJI.CO.ID - Pernah dalam suatu tayangan TV Animal Planet, saya lihat pada musim kawin beberapa ekor singa...

PKPU Human Initiative Kaltim ajak semua orang untuk jadi Pahlawan Sejati

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - PKPU Human Initiative menggelar Event “Infinity Happiness” di Giant Ekstra , Sabtu (26/5). Acara yang tersebut merupakan rangkaian program “Bahagia Bersama...

Infinity Happiness, Sebuah Persembahan PKPU HI untuk Anak Yatim dan Dhuafa

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menyemarakan bulan suci Ramadan 2018, PKPU Human Initiative (PKPU HI) menggelar Big Event “Infinity Happiness” di Plaza Gandaria City, Sabtu (26/5). Acara...

Rayakan Keberkahan Bulan Mulia dengan Buka Bersama 2500 Yatim

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 2500 anak yatim mengikuti buka bersama yang diselenggarakan Bank BJB dan PKPU Human Initiative Jawa Barat, Rabu (23/5). Program tersebut...