Burung di Australia Diserang Penyakit Misterius Mematikan

SYDNEY, SERUJI.CO.ID – Burung di Perth, Western Australia, telah diserang penyakit misterius yang terus membuat bingung para ahli setempat.

Pusat margasatwa di seluruh kota tersebut telah menerima banyak burung yang menderita lumpuh, sehingga membuat hewan itu sulit berdiri atau terbang dan membuat mereka tak berdaya, dan lemah pada kaki serta sayap.

Helen Riley dari Pusat Rehabilitasi Margasatwa Kanyana di Lesmurdie mengatakan kepada media setempat pada Rabu bahwa dari 14 kasus, ia hanya pernah melihat separuhnya selamat.

“Orang membawa burung murai yang kelihatan lemah, tak bisa terbang ke pohon dan barangkali burung lain telah menyerang mereka,” kata Helen Riley, sebagaimana dikutip Xinhua, Rabu (11/4) siang.


“Kami memberi mereka cairan, mungkin mereka memerlukan pereda nyeri yang juga anti-radang. Kebanyakannya adalah istirahat, kehangatan, cairan dan makanan yang baik untuk membuat mereka kembali bugar,” katanya.

“Tapi sebagian hewan tersebut, jika kekebalan mereka terserang, mereka tak baik dan kondisi mereka memburuk dengan cepat dan hanya ada waktu dua pekan untuk menyuntik mati mereka,” katanya.

Di satu lagi pusat margasatwa di Bibra Lake, 60 kasus dilaporkan, dan para ahli dari Departement of Primary Industries, Regional Development and Perth Zoo melakukan serangkaian pemeriksaan guna menyelidiki penyebab penyakit itu.

Walaupun sejenis keracunan tak bisa dikesampingkan, para ahli menduga itu tak mungkin sebab burung yang terpengaruh tidak berada “dalam satu lokasi geografi”.

Meskipun para penyelidik telah mengidentifikasi gejala yang serupa dengan sindrom syaraf yang mengakibatkan kematian massal burung di bagian lain negeri tersebut di Negara Bagian New South Wales antara 2003 dan 2006, pada tahap ini, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengukuhkan teori tersebut. (Ant/SU02)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Ulama dan Tokoh Politik Bersama Ummat Penuhi Kawasan Monas dalam Munajat 212

Kawasan monas dipenuhi ummat yang hadiri Munajat 212.

Ombudsman Tegaskan Lahan Prabowo Bukan HGU Tapi HPHTI

Akhirnya setelah ditelusuri, Ombudsman memastikan lahan yang dikuasai Prabowo adalah HPHTI, bukan HGU.

Nilai Para Camat Tidak Kampanyekan Jokowi, Begini Alasan Wali Kota Makassar

Wali Kota Makassar nilai para camat yang ada di video dukung Jokowi, tidak sedang kampanye.

Tim Prabowo-Sandi Laporkan Camat se-Makassar Yang Ada di Video Dukung Jokowi

Viral video dukungancamat se Makassar ke Paslon urut nomor 01.

Survei LSI: Kembali Diprediksi Tak Lolos ke Senayan, Inilah Elektabilitas PSI

PSI tetap diperkirakan tidak lolos ke Senayan.

Apa Untungnya Bagi Ummat Islam Jika Partai-Partai Islam Terpuruk?

SERUJI.CO.ID - Pilpres dan Pileg yang diadakan serentak pada...

Ulama dan Tokoh Politik Bersama Ummat Penuhi Kawasan Monas dalam Munajat 212

Kawasan monas dipenuhi ummat yang hadiri Munajat 212.

Ombudsman Tegaskan Lahan Prabowo Bukan HGU Tapi HPHTI

Akhirnya setelah ditelusuri, Ombudsman memastikan lahan yang dikuasai Prabowo adalah HPHTI, bukan HGU.

Nilai Para Camat Tidak Kampanyekan Jokowi, Begini Alasan Wali Kota Makassar

Wali Kota Makassar nilai para camat yang ada di video dukung Jokowi, tidak sedang kampanye.
video

Tim Prabowo-Sandi Laporkan Camat se-Makassar Yang Ada di Video Dukung Jokowi

Viral video dukungancamat se Makassar ke Paslon urut nomor 01.

TERPOPULER

Jokowi Sebut Tak Ada Karhutla Sejak 3 Tahun Terakhir, Tapi Data Mengatakan Sebaliknya

Jokowi katakan tidak ada kebakaran hutan dan lahan sejak 3 tahun terakhir, tapi SERUJI temukan fakta berbeda...

Nilai Jokowi Lebih Unggul Debat, JK: Prabowo Jujur Akui Keberhasilan Pemerintah

Menurut Jusuf Kalla, Jokowi unggul dari Prabowo dalam Debat Capres putaran kedua. Benarkah?

BPN Prabowo-Sandi Adakan Nobar Debat Capres Kedua, Catat! Inilah Lokasi-Lokasinya

Ingin saksikan keseruan Capres Prabowo dalam debat kedua hadapi capres Jokowi? inilah lokasi nobarnya

Jumlah Penumpang Turun, Pedagang di Soetta Mulai Was-Was Kelangsungan Usahanya

Bandara Soetta juga mulai turun jumlah penumpangnya, dan para pedagang khawatir kelanjutan usahanya.

Walau Sepi Pembeli, APPBI: Prospek Bisnis Mall di Makassar Masih Menjanjikan

Walaupun daya beli masyarakat pada umumnya sekarang tergolong rendah, tetapi prospek bisnis mall di Kota Makassar, Sulsel, masih dinilai sangat menjanjikan.