Terduga Pelaku Pemboman di Austin Sebut Dirinya Sakit Jiwa

1
45
Serangan bom di Austin

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Seorang pria asal Texas berusia 23 tahun, yang dipersalahkan atas serangkaian pemboman mematikan di Austin, menggambarkan dirinya sakit jiwa dan tidak menunjukkan penyesalan dalam pengakuan, yang ia rekam sebelum meledakkan dirinya.

Pelaku itu meledakkan diri saat polisi mengepung untuk menangkapnya, kata anggota kongres Amerika Serikat pada Sabtu (24/3).

Pihak berwenang belum pernah mengungkapkan rincian video di telepon genggam tempat Mark Conditt mengaku berada di balik serangkaian pemboman sejak 2 Maret itu, yang menewaskan dua orang dan melukai lima lagi. Pihak berwenang hanya mengungkapkan bahwa video itu menunjukkan seorang pemuda bermasalah.

“Saya pikir, bukti terbaik kami saat ini adalah pengakuan itu. Dia menyebut dirinya sakit jiwa. Dia tidak menunjukkan penyesalan apapun, bahkan mempertanyakan sendiri mengapa dia tidak merasa menyesal atas yang dia lakukan,” katanya.

Dalam jumpa pers di Austin, politisi Amerika Serikat Michael McCaul menyampaikan pandangannya ketika ditanya tentang motif Conditt.

“Sulit membayangkan seseorang yang pikirannya begitu sakit sehingga mereka bisa melakukan pengeboman seperti ini dan merasa tidak menyesal,” katanya.

McCaul mengatakan tidak ada apa pun di pengakuan Conditt jika itu “dilandasi motivasi rasial, tapi saya tahu itu masih menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung”.

Beberapa korban bom pertama, termasuk dua yang meninggal, adalah warga Amerika keturunan Afrika atau Hispanik.

Penyidik pusat memburu petunjuk tentang alasan Conditt, yang menganggur dan tinggal bersama teman sekamarnya di pinggiran Austin, Pflugerville. Mereka juga ingin tahu apakah dia telah membantu membangun atau memasang bom.

Tiga dari bom itu ditinggalkan sebagai bingkisan di luar rumah korban, sementara yang lain ditempatkan di trotoar. Dua lagi dikirim sebagai paket FedEx, yang membantu peneliti membuka kedok jatidiri pelaku tersebut.

Bom kedua dan ketiga meledak ketika negara bagian Texas sedang menjadi tuan rumah tahunan festival musik, film dan teknologi, yang menarik sekitar setengah juta orang.

Conditt tewas setelah meledakkan alat peledak pada Rabu pagi ketika polisi berlari menuju kendaraannya di pinggiran Kota Austin.

Ia kemungkinan merekam video tersebut antara jam 21.00-23.00 waktu setempat pada Selasa. Conditt mengaku bahwa dia meyakini polisi “semakin dekat dengannya”.

Warga Austin, kota berpenduduk 1 juta orang dan daerah kantong bebas bagi mahasiswa dan perusahaan teknologi, menyuarakan rasa lega bahwa perburuan pembom berantai telah berakhir.

“Saya akan waspada dan lebih hati-hati besok di tempat kerja, tapi saya lega sekarang,” kata Jesus Borjon, 44, karyawan perusahaan pengiriman paket UPS, yang tinggal di Pflugerville. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Per Hari Ini Layanan Yahoo Messenger Berakhir

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Layanan kirim pesan yang dulu amat populer, dan hampir semua pengguna komputer menggunakannya untuk berkomunikasi, Yahoo Mesengger, dalam hitungan jam hari...

Dianggap “Loyalis” SBY, Peluang Moeldoko Dampingi Jokowi Bisa Terganjal

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Nama Mantan Panglima TNI, Moeldoko makin santer disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden (cawapres) ...
IMG_20180324_111527

Optimis Prabowo Menang, Koalisi Gerindra, PAN, dan PKS Mulai Susun Kabinet

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional menyatakan mengambil langkah maju untuk menyusun rancangan kabinet sejak dini, yang...
Prabowo Subianto

Kantongi Tiket Capres, Gerindra Optimis Prabowo Akan Memenangkan Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra menyatakan ketua umumnya Prabowo Subianto telah memastikan maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019. Hal itu setelah koalisi pertai pendukung...

Salah Persepsi di Masyarakat Terkait SKM, Senator Minta Pemerintah Sosialisasi Masif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Karena adanya persepsi yang keliru ditengah masyarakat, terkait susu kental manis (SKM), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris meminta Pemerintah...