Ledakan di Sebuah Mal di Kolombia, Tiga Tewas dan Sembilan Orang Terluka

0
28
andino, bogota, kolombia
Warga dan petugas keamanan berada di luar pusat perbelanjaan Andino, Bogota, Kolombia, setelah ledakan besar melalui detonator yang diletakkan di toilet, pada Sabtu (17/6). (Foto: REUTERS/Jaime Saldarriaga)

BOGOTAReuters memberitakan, sedikitnya tiga wanita tewas dan sembilan orang terluka setelah terjadi ledakan di sebuah toilet pusat perbelanjaan kelas atas yang ramai di pusat kota Bogota, Kolombia, pada Sabtu (Ahad WIB, red).

Akibat ledakan di toilet perempuan di lantai dua itu, para pengunjung di pusat perbelanjaan Andino yang berada di wilayah elite Bogota tersebut harus dievakuasi.

Padahal saat itu pusat komersial Andino dipadati pengunjung yang ingin membeli hadiah menjelang peringatan Hari Ayah pada Ahad (18/6).

Polisi mengatakan perangkat peledak tersebut ditempatkan di toilet lantai dua.

Wali kota Bogota Enrique Penalosa mengecam keras ledakan yang disebut polisi diakibatkan bom yang ditaruh di dalam lubang toilet.

“Serangan teroris pengecut di Andino ini benar-benar menyakitkan saya,” ujar Penalosa lewat akun Twitter-nya.

Penalosa menambahkan, masih lewat akun Twitter-nya, korban tewas adalah seorang perempuan berkebangsaan Perancis berusia 23 tahun.

Jalan-jalan di sekitar pusat perbelanjaan ditutup dan bangunan perbelanjaan itu dievakuasi oleh polisi ketika ambulan bergegas menuju ke tempat kejadian dan petugas keamanan mencoba untuk menetapkan siapa yang bertanggung jawab terhadap ledakan.

Barisan khusus bom menyisir area tersebut, mencoba mencari perangkat lainnya yang mungkin masih terdapat di pusat perbelanjaan itu.

Foto-foto yang viral di media sosial menunjukkan seorang wanita terjatuh bersandar pada dinding dengan genangan darah di sekelilingnya dan tampak seperti pecahan logam besar menusuk punggungnya. Di depan perempuan itu, terlihat seorang perempuan lain dengan salah satu kakinya putus dari lutut ke bawah.

Gambar lain menunjukkan bilik toilet yang hancur dengan sebuah pegangan pintu berlumuran darah dan puing-puing bertebaran di lantai.

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos telah memerintahkan aparatnya untuk menyelidiki penyebab dan dalang tragedi itu.

Situasi keamanan telah berangsur membaik di Bogota dalam dasawarsa belakangan ini. Polisi dan militer meningkatkan pengawasan dan mengerahkan lebih banyak petugas bersenjata di jalanan.

Pada suatu ketika semua tas diperiksa saat memasuki pintu masuk ke dalam mal, tapi itu sudah sangat banyak tidak dilakukan kembali dalam beberapa tahun belakangan.

Anjing pelacak masih memeriksa mobil di fasilitas parkir ibukota.

Sebuah kesepakatan damai ditandatangani tahun lalu dengan Angkatan Bersenjata Revolusioner Pasukan Kolombia (FARC), kelompok gerilyawan terbesar di negara itu, menganggap serangan bom diyakini mungkin akan berhenti.

Kelompok pemberontak terbesar kedua di negara ini, Pasukan Pembebasan Nasional (ELN), pada Februari melancarkan serangan dengan menggunakan sebuah alat peledak di Bogota yang melukai puluhan polisi.

Pihak berwenang mengatakan ada ancaman serangan di Bogota oleh Gulf Clan, sebuah bekas kelompok sayap kanan petempur paramiliter yang mengendalikan lalu lintas narkotika. (IwanY)

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...