Hacker Yang Didukung Rusia Meretas Jaringan NSA Milik AS

0
41
hacker
Hacker (ilustrasi)

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID – Para Hacker atau peretas dukungan pemerintah Rusia pada tahun 2015 telah mencuri informasi daring sangat rahasia milik Amerika Serikat dari jaringan Badan Keamanan Nasional (NSA), setelah seorang karyawan kontrak menyimpan informasi itu di komputer rumahnya, menurut laporan Wall Street Journal, Kamis (5/10).

Informasi yang dicuri mencakup soal penembusan jaringan komputer negara asing serta perlindungan dari serangan dunia maya. Pencurian itu tampaknya akan dilihat sebagai salah satu kebobolan keamanan paling penting saat ini, lapor surat kabar tersebut.

NSA menolak untuk memberikan komentar dengan alasan bahwa badan keamanan AS itu “tidak pernah mengomentari lembaga yang terkait dengan kami atau masalah pribadi.”

Jika memang benar terjadi, peretasan itu akan menandai rangkaian terbaru pembobolan terhadap data rahasia dari badan intelijen rahasia AS itu, termasuk kebocoran data pada 2013 menyangkut program pengintaian rahasia AS oleh karyawan kontrak NSA, Edwar Snowden.

Senator AS dari Partai Republik Ben Sasse mengatakan dalam pernyataan bahwa, jika benar, laporan Wall Street Journal (WSJ) itu bisa menimbulkan kekhawatiran.

Isi laporan WSJ bisa meningkatkan ketegangan menyangkut pernyataan AS bahwa ada gelombang peretasan terhadap target-target Amerika oleh Rusia, termasuk dengan mengincar badan-badan pemilihan negara bagian serta peretasan terhadap sejumlah komputer Partai Demokrat dalam upaya untuk mengacaukan hasil pemilihan presiden 2016, yang dimenangi oleh Donald Trump dari Partai Republik.

Wall Street Journal juga melaporkan bahwa karyawan kontrak yang bersangkutan menggunakan perangkat lunak antivirus dari Kaspersky Lab, yang berpusat di Moskow. WSJ mengatakan para peretas Rusia kemungkinan sudah menggunakan program itu untuk mengidentifikasi serta mengincar dokumen-dokumen milik sang karyawan kontrak.

Produk-produk Kaspersky Lab sejak bulan lau sudah dilarang dipakai dalam jaringan pemerintah AS atas kecurigaan bahwa produk itu membantu Kremlin melancarkan pemata-mataan.

Perusahaan Kaspersky membantah keras tuduhan tersebut dan pada Kamis mengeluarkan pernyataan, yang berbunyi bahwa pihaknya terjebak di tengah pertarungan politik.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS pada 13 September mengeluarkan larangan penggunaan produk Kaspersky di jaringan federal dan Senat AS menyetujui rancangan undang-undang pelarangan tersebut. (WSJ/Ant/SU01)

Komentar

BACA JUGA
narkoba

Kotak Rokok Berisi Belasan Paket Sabu Disita Polres Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Anggota Kepolisian Resor Lhokseumawe dari Polsek Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh berhasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan menemukan sebanyak 16...

Polres Lhokseumawe Tangkap Perawat Pencuri Ribuan Botol Infus

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Personel Kepolisian Resor Lhokseumawe, Provinsi Aceh menangkap dua orang perawat yang diduga melakukan aksi pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus. Kapolres Lhokseumawe AKBP...
Sudirman Said - Ida Fauziah

Ratusan Dokter Spesialis Dukung dan Siap Kampanyekan Sudirman-Ida

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Sekitar 450 dokter spesialis siap membantu kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sudirman Said-Ida Fauziyah di bidang kesehatan. "Kami memiliki kepedulian di...
Video Cak Imin dukung Khofifah

Muslimat Dukung Cak Imin Maju Sebagai Cawapres di Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sekitar seribu orang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad (18/2), mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa...
Airlangga Hartarto

Golkar Dapat Nomor Urut 4, Airlangga: Sesuai Dengan 4 Pilar dan Catur Sukses

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan nomor urut yang diperoleh partainya, yakni empat, sesuai dengan jumlah empat pilar kebangsaan yang...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...