FBI: Tidak Ada Bukti Keterkaitan Peristiwa Las Vegas dengan Terorisme

LAS VEGAS, SERUJI.CO.ID – Tidak ada bukti hingga saat ini yang menunjukkan bahwa pembunuhan massal di Las Vegas pekan ini adalah aksi terorisme, kata personel Biro Investigasi Federal (FBI) dalam konferensi pers, Rabu (4/10).

Agen Khusus FBI yang bertanggung jawab atas peristiwa itu, Aaron Rouse, juga mengatakan bahwa pihak berwenang federal telah memeriksa kekasih Stephen Paddock, pelaku penembakan, dan tidak ada seorang pun yang telah ditahan sebagai kaki tangan yang dicurigai.

Pasangan Paddock, Marilou Danly, kembali ke Amerika Serikat pada Selasa larut malam dan merupakan “orang yang perlu digali keterangannya” dalam penyelidikan tragedi yang menewaskan 58 orang itu.

Keluarga Marilou di Filipina mengatakan kepada para wartawan bahwa pasangan Paddock itu merasa dirinya tidak bersalah dan tidak tahu apa-apa menjelang serangan terjadi.

Lebih dari 500 orang terluka, sejumlah di antara mereka karena terinjak-injak di tengah kepanikan massal, ketika Paddok (64 tahun) memuntahkan rentetan peluru dari kamar hotelnya di lantai atas selama sekitar 10 menit pada Minggu malam.

Ia kemudian bunuh diri sebelum polisi mendobrak pintu kamarnya. Di kamar itu, para personel kepolisian menemukan sekitar 23 senjata.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu tiba di Las Vegas untuk memberikan penghormatan dan dukungan kepada para petugas penyelamat. Kedatangannya itu menandai kali pertama ia, sebagai presiden, harus menghadapi masalah penembakan massal skala besar.

Para penyelidik telah memusatkan perhatian pada Marilou (62 tahun), yang pernah tinggal bersama Paddock dan meninggalkan Amerika Serikat menuju Filipina pada September.

Di Bandar Udara Internasional Los Angeles, FBI mendatangi pesawat yang membawa Marilou dari Manila dan kemudian membawa perempuan itu untuk menjalani pemeriksaan, kata dua pejabat AS yang mengetahui kasus itu.

Hingga Rabu siang, tidak ada indikasi bahwa Marilou mengetahui rencana Paddock untuk melakukan serangan, kata para pejabat itu.

FBI menanyakan kepada Marilou soal persenjataan yang dibeli Paddock, tranfer uang senilai 100.000 dolar AS ke sebuah bank Filipina –yang diperkirakan diperuntukkan bagi Marilou, serta soal apakah ia melihat ada perubahan perilaku pada Paddock sebelum Marilou pergi meninggalkan AS.

Saudara laki-laki Paddock, Eric, mengatakan kepada para wartawan bahwa transfer uang sebesar 100.000 dolar itu merupakan bukti bahwa “Steve mengurusi orang-orang yang dicintainya,” dan bahwa tampaknya Paddock ingin melindungi Marilou dengan mengirim uang itu ke luar negeri sebelum serangan.

Marilou tiba di Manila pada 15 September, terbang ke Hong Kong pada 22 September dan kembali ke Manila pada 25 September. Ia berada di Manila sampai ketika ia terbang ke Los Angeles pada Selasa malam, menurut keterangan seorang petugas imigrasi Filipina. (Ant/SU02)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER