AS Simpulkan Pembunuhan Kim Jong Nam Atas Perintah Korea Utara

AMERIKA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat menyimpulkan bahwa Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dibunuh dengan menggunakan serangan kimia di Malaysia atas instruksi Pemerintah Korea Utara.

Kim Jong-nam meninggal setelah mendapat serangan dengan modus yang cukup aneh di bandara Kuala Lumpur pada 2017 lalu, yaitu ketika dua orang wanita mengoleskan racun agen saraf VX ke wajahnya.

Kedua wanita tersebut saat ini sedang menjalani proses pengadilan di Kuala Lumpur dengan tuduhan pembunuhan.

Lebih jauh pihak AS menegaskan bahwa mereka siap untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Korea Utara sebagai reaksi terhadap kasus pembunuhan tersebut.

” (Peristiwa pembunuhan) ini adalah pengingkaran terhadap norma universal terhadap penggunaan zat kimia dan memperlihatkan kecerobohan Korea Utara, dan kami tidak bisa mentolerir program pemusnah massal Korea Utara,” kata Heather Nauert, juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Pemerintah AS secara terus menerus menuduh Korea Utara sebagai dalang di balik serangan terhadap Kim Jong-nam. Namun tuduhan tersebut selalu dibantah Korea Utara.

Sanksi baru terhadap Korea Utara yang akan mulai berlaku pada 5 Maret hanya bersifat simbolis karena hanya sebagai penekanan terhadap sanksi ekonomi yang sudah dijatuhkan oleh AS sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh AS hanya berselang sehari setelah delegasi tingkat tinggi Korea Selatan kembali dari Pyongyang dimana mereka bertemu dengan Kim Jung-un.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang penuh kehangatan setelah Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Kim dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in telah menyusun rencana untuk pertemuan bulan depan.

Pertemuan tersebut akan menjadi yang pertama selama lebih dari satu dekade dan yang pertama sejak Kim Jong-un mulai ke tampuk kekuasaan di Korea Utara pada 2011.

Meski demikian, Presiden AS Donald Trump tetap pesimistis dengan perkembangan yang terjadi, termasuk rencana Korea Utara melucuti senjata nuklir dengan mengatakan bahwa  rencana tersebut positif, tapi bisa jadi hanya harapan palsu.

Kim Jong-nam selama ini agak terasing dari keluarga besarnya sehingga dilangkahi oleh adik tirinya Kim Jong-un sebagai pemimpin Korea Utara. Kim Jong-nam menghabiskan sebagian besar hidupnya di Makau, China dan Singapura.

Jong-nam meninggal pada Februari 2017, tidak lama setelah diserang oleh dua wanita, Siti Aisyah dan Doan Thi Huong saat sedang cek in bandara Kuala Lumpur.

Sebelum meninggal, Jong-nam sering menentang dinasti keluarganya yang menguasai pemerintah Korea Utara dan dalam sebuah buku yang terbit pada 2012 menyatakan bahwa ia yakin saudara tirinya tidak mempunyai kualitas sebagai seorang pemimpin. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER