Sebut Soeharto Guru Korupsi, Ahmad Basarah Dipolisikan Mantan Legislator

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Ahmad Basarah dilaporkan mantan anggota DPR Anhar ke Bareskrim Polri, pada Senin (3/12) malam. Pasalnya, Ahmad dinilai telah menghina Presiden ke-2 RI, almarhum Soeharto.

“Kami melaporkan Ahmad Basarah atas ucapannya yang menyatakan Soeharto sebagai guru korupsi. Kami sangat terpukul, mengingat Soeharto adalah tokoh bangsa, guru bangsa, dan bapak pembangunan. Tidak sepantasnya seorang Wakil Ketua MPR melontarkan ucapan seperti itu,” kata Anhar di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (3/12) malam.

Anhar menilai tuduhan Ahmad tidak berdasar karena tidak ada putusan pengadilan yang menyatakan alamrhum Soeharto bersalah.

“Sampai hari ini belum ada satu putusan pengadilan yang menyatakan Pak Harto bersalah,” kata mantan anggota DPR periode 2004-2009 dari Fraksi Partai Bintang Reformasi (F-PBR) ini.

Ia menegaskan, pelaporannya ini tidak ada kaitannya dengan pencapresan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Tidak ada kaitannya dengan pencapresan Prabowo. Laporan ini murni karena kami mengagumi Soeharto, kami merasa jengkel tokoh yang kami kagumi dijelek-jelekkan,” tegasnya.

Laporan Anhar tersebut terdaftar dengan laporan polisi nomor LP/B/1571/XII/2018/Bareskrim tertanggal 3 Desember 2018. Anhar pun melampirkan fotokopi kliping berita media daring yang memuat berita pernyataan Ahmad Basarah.

Dalam laporan tersebut, Ahmad Basarah diduga telah melakukan tindak pidana penghinaan dan menyebar berita bohong sebagaimana diatur dalam Pasal 14 Jo Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP dan Pasal 156 KUHP.

Sebelumnya, pada Rabu (28/11) lalu, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Ahmad Basarah selepas menghadiri acara di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, menyebut bahwa maraknya korupsi di Tanah Air dimulai sejak era Presiden ke-2 RI, Soeharto. Ia pun menyebut Soeharto sebagai guru korupsi di Indonesia.

“Jadi, guru dari korupsi Indonesia sesuai Tap MPR nomor 11 tahun 98 itu Presiden Soeharto,” kata Ahmad. (SU05)

5 KOMENTAR

  1. Mikul duwur mendem jero.. Klau kita gk bisa berbuat apa2 sebagai anak bangsa lebih baik diam gk usah menjelek2 kan pak harto org yg berjasa untuk negri ini dr jmn penjajahan sampai penumpasan pki dan membangun negri indonesia…seharus nya kita bersukur dan berterima kasih sama beliau..

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER