Polisi Tangkap Oknum Satpol PP Lakukan Pencurian

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Tim Reskrim Polsek Telanaipura, Jambi, menangkap Ferizal alias Sulu (41), oknum PNS yang berdinas di Satpol PP Provinsi Jambi, atas dugaan melakukan pencurian di kantornya sendiri.

“Oknum PNS itu tinggal di Jalan Anugrah, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo itu ditangkap polisi setelah ada warga yang melihat aksinya,” kata Humas Polresta Jambi Brigadir Polisi Alamsyah Amir di Jambi,” Rabu (20/6).

Aksi itu dilakukan pelaku sekitar pukul 18.30 WIB. Ferizal mendatangi Kantor Satpol PP Provinsi Jambi.

Agar tidak dilihat penjagaan, dia memanjat pagar belakang kantornya, kemudian dia langsung menuju ruangan Kabid Trantib yang saat itu tidak terkunci.

Dengan leluasa, Feryzal pun mengambil satu unit televisi merek Sharp ukuran 32 inci. Barang jarahannya itu tidak langsung dibawa, tetapi disembunyikannya di belakang kantor, tepatnya bawah pohon pisang. Setelah itu, pelaku keluar dengan memanjat kembali pagar.

Aksinya itu rupanya ada warga yang melihat. Warga itu pun langsung melapor ke anggota Satpol PP yang sedang piket.

Petugas bersepakat akan menjebak pelaku saat akan mengambil televisi. Sekitar pukul 20.30 WIB, pelaku Ferizal kembali untuk mengambil televisi.

Pelaku langsung dikepung oleh petugas piket Satpol PP Provinsi Jambi.

Ferizal yang sama sekali tidak menyangka kalau dirinya sudah ditunggu, hanya bisa pasrah.

Pelaku mengakui perbuatannya. Setelah itu, pelaku langsung diserahkan ke Polsek Telanaipura untuk proses lebih lanjut, kata Alamsyah Amir.

Selain itu, penyidik juga sedang mendalami apakah Ferizal pernah berbuat kejahatan lain sebelumnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (3) dan (5) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Hingga Rabu (20/6), pelaku masih ditahan di sel tahanan Polsek Telanaipura. (Ant/Su02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.