Polisi Obrak-Abrik Pabrik Tembakau Gorila di Denpasar

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Mabes Polri menggerebek home industry pembuatan tembakau gorila di Jalan Tunjung Sari Perumahan Pesona Paramita 2, Denpasar yang berjarak hanya kurang lebih 850 meter dari Polresta Denpasar.

Kasubdit I Narkotika Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Asep Jenal Akhmadi mengatakan, penggungkapan pabrik tembakau gorila ini bermula dari pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas P2 (Penindakan dan Penyidikan) Bea Cukai Soekarno Hatta terhadap paket kiriman fedex pada 19 Maret 2018.

Paket tersebut diberitahukan sebagai plastic deck yang ditujukan kepada penerima Michael Ardana yang beralamat di Jalan Pemuda III no. 23 Renon Denpasar.

Dia menjelaskan, setelah dicek pemeriksaan menemukan adanya serbuk berwarna kuning yang setelah dilakukan uji lab merupakan narkotika golongan 1 berjenis 5-Fluoro ADB.


Kemudian petugas Bea Cukai Soetta berkoordinasi dengan pihak Bareskrim Mabes Polri untuk selanjutnya dilakukan kegiatan control delivery.

Paket tersebut kemudian diantar ke alamat tujuan pada tanggal 20 Maret 2018 yang diterima oleh tersangka Krisna Andika Putra (20).

Kemudian pihaknya langsung bergerak dengan tim gabungan yang dibentuk dari hasil koordinasi KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta, Kanwil DJBC Bali, NTB, NTT, Bea Cukai Ngurah Rai, bergerak menuju rumah tersangka.

“Di rumah tersebut kami mengamankan tersangka lain lagi. Dan disini kami amakan 30 kg tembakau gorila siap edar,” katanya, di Denpasar, Kamis (22/3).

Dia menerangkan, tersangka kedua diketahui bernama Anak Agung Ekananada (24). Dia menerangkan, bahwa tersangka mengakui memesan paket yang berisi narkotika golongan 1 (satu) berjenis 5-Fluoro ADB melalui media internet dan aplikasi Whastapp kepada seseorang yang berada diluar negeri.

Selain itu barang bukti lainnya ada mesin penggiling, 21 botol cairan pewarna, 3 botol alkohol, 490 pcs kemasan kaleng kosong, 5 unit timbangan digital.

Saat rilis di TKP kedua tersangka tersebut dihadirkan, mereka rencananya menjual tembakau tersebut dengan harga Rp450 ribu per 5 gram. Menurutnya, mereka membuat pabrik tersebut sudah tiga bulan.

“Pengakuan mereka begitu baru tiga bulan membuat ini. Dan barangnya ini belum lama dijual baru sebatas memberikan sampel kepada pembeli. Tapi contohnya ini sudah di sebarkan diseluruh wilayah Indonesia. Mereka bisa mendapatkan barang-barang tersebut dari China,” pungkasnya. (Puji/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sandiaga: Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin Jakarta Masih Belum Layak

"Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat kurang mampu di Jakarta, yang masih belum terpenuhi pelayanan kesehatan yang layak," kata Sandiaga

Terekam Video, Polisi China Borgol dan Tutup Mata Ratusan Muslim Uighur

Ratusan pria muslim dari etnis Uighur terekam sebuah video sedang diborgol dan ditutup matanya sambil diawasi sekelompok polisi China. Diduga para pria tersebut akan digiring ke suatu lokasi yang kemungkinan adalah kamp-kamp penahanan.

Tren Pemasangan Iklan Jual Ruko di Lamudi Meningkat

Dari data jumlah iklan ruko yang dipasang di portal properti Lamudi.co.id menyebutkan, pada tahun 2017 ada 3.801 iklan, kemudian tahun 2018 ada 3.926 iklan, lalu tahun 2019 meningkat tajam menjadi 5.557 iklan ruko yang dipasang.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi