Polisi Bengkalis Bekuk Pencuri Mobil

BENGKALIS – Kepolisian Resort Bengkalis, Provinsi Riau akhirnya berhasil membekuk pelaku pencuri mobil yang terjadi pada 27 Mei 2017 di kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

“Kejadiannya pada tanggal tersebut sesuai laporan polisi NO.POL: LP/126/VI/2017/RIAU/BKS/SEK-MDU, pada 4 Juni 2017, dan pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada 19 September 2017,” kata Paur Humas Polres Bengkalis Ipda Zulfikar di Bengkalis, Kamis (21/9).

Dia mengatakan, pelaku berinisial IF (32), tidak bekerja dan merupakan warga Desa Harapan Gang Mawar Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau.

Kronologis pencurian tersebut sekira pukul 07.30 WIB pada 27 Mei, saat itu korban bangun tidur dan melihat mobil Daihatsu Terios BM 1590 EF yang diparkir di depan rumahnya di Jalan Lintas Duri – Dumai Gate 125 Desa Balai makam Kecamatan Mandau itu sudah tidak ada lagi atau hilang.

“Melihat mobil sudah tidak ada lagi, korban langsung memeriksa kunci mobil yang sebelumnya diletakan di atas rak jualan dalam rumahnya, namun kunci itu juga sudah menghilang,” ujarnya.

Setelah mengetahui kejadian hilangnya mobil tersebut lanjutnya lagi, korban langsung melaporkan kejadian pencurian ke Polsek Mandau, atas kehilangan itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 137 juta.

Selanjutnya, Tim Opsnal melakukan penyelidikan dan didapati hasil Pelakunya merupakan IF, dan pada hari Selasa 19 September 2017 sekira pukul 20.00 penangkapan dilakukan di Jalan Kubang Raya Perumahan Gria Setia Makmur blok G No 6 Kelurahan Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

“Berdasarkan pengakuan tersangka ia mengakui telah melakukan pencurian tersebut dan selanjutnya tersangka dibawa ke Polsek Mandau guna Penyidikan lebih lanjut,” katanya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Pemilihan Umum Rasa Adu Jangkrik