Polda Sumut Antisipasi Peredaran Pil PCC

0
59
Obat terlarang PCC beredar di Kendari. (Foto: Istimewa)

MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara melakukan sejumlah kegiatan untuk mengantisipasi peredaran pil PCC (Paracetamol Cafein Carisoprodol) yang diduga membahayakan kesehatan masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting di Medan, Kamis (14/9), mengatakan, pil PCC berbahaya bagi kesehatan sehingga pihaknya melakukan upaya preemptif, preventif, dan represif.

Upaya preemtif dilakukan dengan memberikan imbauan dan sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha di bidang farmasi, baik apotek maupun toko obat agar tidak menjual atau memberikan obat itu tanpa dilengkapi resep dokter.

Larangan itu disebabkan pil PCC mengandung sediaan farmasi termasuk daftar obat keras (G) yang hanya diperuntukkan oleh orang yang direkomendasikan dokter dalam kapasitas kondisi kesehatan pasien.

Kemudian, upaya preventif dengan melakukan penertiban terhadap pelaku usaha di bidang farmasi dan obat-obatan agar tidak melakukan jual beli obat yang termasuk daftar G tanpa mempedomani ketentuan UU Kesehatan.

Langkah terakhir adalah melakukan upaya represif dengan menindak orang-orang yang melakukan penyalahgunaan obat-obatan tanpa izin.

Hingga saat ini, pihak kepolisian memang belum menemukan peredaran pil PCC di wilayah hukum Polda Sumut, namun tim Direktorat Reserse Narkoba tetap melakukan penyelidikan.

Dengan penyelidikan tersebut, diharapkan obat yang membahayakan itu dapat dipantau dan dicegah peredarannya jika ditemukan di lapangan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang mengetahui peredaran pil PCC tersebut agar dapat memberikan informasi segera ke kantor kepolisian terdekat. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...