Polda Sumut Antisipasi Peredaran Pil PCC

0
113
Obat terlarang PCC beredar di Kendari. (Foto: Istimewa)

MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara melakukan sejumlah kegiatan untuk mengantisipasi peredaran pil PCC (Paracetamol Cafein Carisoprodol) yang diduga membahayakan kesehatan masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting di Medan, Kamis (14/9), mengatakan, pil PCC berbahaya bagi kesehatan sehingga pihaknya melakukan upaya preemptif, preventif, dan represif.

Upaya preemtif dilakukan dengan memberikan imbauan dan sosialisasi kepada seluruh pelaku usaha di bidang farmasi, baik apotek maupun toko obat agar tidak menjual atau memberikan obat itu tanpa dilengkapi resep dokter.

Loading...

Larangan itu disebabkan pil PCC mengandung sediaan farmasi termasuk daftar obat keras (G) yang hanya diperuntukkan oleh orang yang direkomendasikan dokter dalam kapasitas kondisi kesehatan pasien.

Kemudian, upaya preventif dengan melakukan penertiban terhadap pelaku usaha di bidang farmasi dan obat-obatan agar tidak melakukan jual beli obat yang termasuk daftar G tanpa mempedomani ketentuan UU Kesehatan.

Langkah terakhir adalah melakukan upaya represif dengan menindak orang-orang yang melakukan penyalahgunaan obat-obatan tanpa izin.

Hingga saat ini, pihak kepolisian memang belum menemukan peredaran pil PCC di wilayah hukum Polda Sumut, namun tim Direktorat Reserse Narkoba tetap melakukan penyelidikan.

Dengan penyelidikan tersebut, diharapkan obat yang membahayakan itu dapat dipantau dan dicegah peredarannya jika ditemukan di lapangan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang mengetahui peredaran pil PCC tersebut agar dapat memberikan informasi segera ke kantor kepolisian terdekat. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU