close

Kivlan Zen Minta Pelapor Kasus Alfian Tanjung Diproses Hukum

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pengamat komunisme Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen mengatakan pihaknya menduga dalam kasus ujaran kebencian dengan terdakwa ustadz Alfian Tanjung seharusnya pelapor juga harus diproses secara hukum. Alasannya, masih ada berbau komunisme.

“Ustadz Alfian Tanjung dalam ceramahnya lebih menekankan bahaya komunisme sesuai Tap MPR No XXV/MPRS/1966. Tapi oleh seseorang justru dilaporkan ke polisi dengan tuduhan ujaran kebencian. Kan sudah jelas sekali kalau pelapor masih berbau komunisme. Saya kira ustadz Alfian Tanjung tak usah diproses,” jelasnya di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (13/11).

Oleh karena itu, Kivlan Zen berharap agar pihak kepolisian segera memproses pelapor.

“Dasarnya apa pelapor kok terganggu ceramah ustadz Alfian Tanjung yang jelas-jelas anti komunisme?” tanyanya heran.


Ditambahkan oleh Kivlan Zen, pihaknya berharap agar perlu dilakukan kewaspadaan tingkat tinggi akan kebangkitan komunisme di Indonesia.

Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT) kembali menghadirkan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen untuk persidangan hari ini Senin (13/11) di PN Surabaya pukul 10.00 – selesai.

“Rencananya Kivlan Zen akan memberikan keterangannya terkait keahliannya di bidang keamanan negara yang telah berpengalaman menangani konflik vertikal, horizontal di dalam dan luar negeri terutama kaitannya dengan kebangkitan PKI dan ideologi komunisme di Indonesia,“ ungkap Koordinator TAAT Abdullah Al Katiri, Ahad (12/11).

Ceramah ustadz Alfian Tanjung di Masjid Mujahidin Surabaya pada 26 Februari 2017 merupakan ceramah untuk memperingati ummat Islam di Indonesia agar mempersiapkan langkah menghadapi invasi PKI dan PKC sekaligus mensosialisasikan TAP MPRS no.25 tahun 1966 tentang pembubaran PKI dan larangan ajaran komunisme, leninisme, sosialisme.

“Semoga dengan keterangan ahli ini dan keterangan saksi fakta beberapa pekan lalu dapat memberikan petunjuk kepada Majelis Hakim apakah ustadz Alfian tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana, sehingga dengan keyakinan Hakim ustadz Alfian dapat diputus bebas dari segala dakwaan,” imbuhnya.

TAAT juga meminta kepada masyarakat Indonesia agar memberikan dukungan morilnya berupa doa agar perjuangan hukum untuk tegaknya keadilan ini dapat terwujud. (Setya/SU02).

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Pasca Kericuhan 22 Mei, Polda Bali Laksanakan Razia Stasioner

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali melaksanakan...

Tiga Buruh Bangunan Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Tiga buruh bangunan yang sedang memasang...

Polres Surakarta Selidiki Kasus Penganiayaan Yang Sebabkan Korban Tewas

SOLO, SERUJI.CO.ID - Polres Kota Surakarta masih melakukan menyelidikan...

MK Tetap Terima Kelengkapan Data Gugatan Pemilu Meski Libur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) tetap menerima data...

Polres Kapuas Bentuk Tim Dalami Kasus Keracunan Massal

KUALA KAPUAS, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kapuas, Kalimantan Tengah,...

Polisi Masih Tutup Jalan di Depan KPU RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jalan Imam Bonjol mengarah Jalan HOS...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi