Mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan Dihukum 9 Bulan Bui

0
51
Savita Linda Hora
Sidang terdakwa Savita Linda Hora Panjaitan, mantan Bendahara Pemenangan Ramadhan Pohan. (Foto: Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Mantan bendahara pemenangan pasangan calon Wali Kota Medan Ramadhan Pohan-Eddie Kusumah, Savita Linda Hora Panjaitan, divonis 9 bulan penjara. Dia dinyatakan bersalah turut serta melakukan penipuan terhadap Rotua Hotnida Boru Simanjuntak dan Laurenz Hendry Hamongan Sianipar senilai Rp 15,3 miliar.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 9 bulan,” ucap majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik serta didampingi hakim anggota Morgan SH dan Sabarulina SH dalam sidang beragenda putusan di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri Medan, Rabu (26/10).

Majelis hakim menyatakan terdakwa Savita Linda Hora Panjaitan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dalam dakwaan primair Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Meski dinyatakan terbukti bersalah, namun majelis hakim dalam amar putusannya tidak memerintahkan penahanan terhadap terdakwa.

Adapun hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa menyebabkan Rotua Hotnida Boru Simanjuntak dan Laurenz Hendry Hamongan Sianipar mengalami kerugian senilai Rp 15,3 miliar.

“Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya selama persidangan, terdakwa tidak pernah dihukum, antara terdakwa dan saksi Rotua Hotnida Boru Simanjuntak dan Laurenz Hendry Hamongan Sianipar telah berdamai,” jelas hakim.

Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan JPU Sabarita Debora, SH. Sebelumnya JPU menuntut terdakwa Savita selama 1 tahun 6 bulan penjara dengan perintah agar dilakukan penahanan.

Menyikapi vonis ini, baik terdakwa maupun JPU langsung menyatakan akan mengajukan banding.

Sementara itu, Ramadhan Pohan yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat dijadwalkan menghadapi sidang putusan dalam kasus yang sama pada Jumat, 27 Oktober 2017.

Sebelumnya JPU meminta agar majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada Ramadhan Pohan selama 3 tahun penjara dengan perintah penahanan.

Kasus ini berawal saat terdakwa Savita mengenalkan korban Rotua Hotnida Simanjuntak kepada Ramadhan Pohan. Kemudian, Savita meminjam uang kepada Rotua Hotnida Boru Simanjuntak untuk kepentingan Ramadhan Pohan yang maju dalam Pilkada sebagai calon Wali Kota Medan periode 2016-2021. Savita terus menerus membujuk korban untuk meminjam uang. Agar mendapat pinjaman, Savita membawa-bawa nama Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dan para jenderal di Jakarta serta Ibas Yudhoyono. Terdakwa menyebutkan jika uang kiriman sudah datang dari Jakarta, maka uang pinjaman akan segera dikembalikan. Atas bujuk rayu terdakwa, membuat korban yang merupakan ibu dan anak itu, tergerak hatinya meminjamkan uang. Kemudian, uang diserahkan secara bertahap di posko pemenangan pasangan Ramadhan Pohan yang berpasangan dengan Eddy Kusuma (REDI) dengan perjanjian akan mengembalikan uang tersebut bersama bunganya.

Belakangan, setelah Ramadhan Pohan tidak terpilih dalam Pilkada Medan, kedua korban meminta kembali uangnya. Namun, uang itu tak kunjung dikembalikan. Bahkan cek yang diberikan Ramadhan Pohan, ternyata tidak dapat dicairkan karena dananya tidak cukup. Apalagi, Ramadhan selalu mengelak saat ditagih pembayaran. Akhirnya, korban melaporkan kasus itu ke Polda Sumut. (Mica/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Febri Diansyah

KPK Imbau Masyarakat Aktif Laporkan Indikasi Korupsi Program Pertanian

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau masyarakat proaktif melaporkan indikasi tindak pidana korupsi program pertanian. "Kalau terjadi dugaan penyimpangan tentu harus dipertanggungjawabkan," kata...

Polisi Riau Amankan 723 Botol Bir Berbagai Merek

KUANTAN SINGINGI, SERUJI.CO.ID - Tim Polres Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau mengamankan sebanyak 723 botol bir berbagai merek dari sebuah toko di kawasan Sungai...

Disambut Antusias Mahasiswa Indonesia, Anies Minta Didoakan Tetap Istiqomah

ISTAMBUL, SERUJI.CO.ID - Dalam kunjungan kerjanya ke Turki, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan masyarakat dan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di...

TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Aroanop Mimika

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - TNI AD yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu Penanganan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali mengevakuasi sebanyak 13 guru SD dari...
Tri Rismaharini

Risma Minta Dinsos Cek Kesehatan Keluarga Korban HIV

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta dinas sosial setempat mengecek kondisi keluarga atau tiga orang anak yang hidup sebatang kara karena...