Khofifah Sesalkan Kasus Pelecehan Seksual di RS National Hospital

0
182
Khofifah Indar Parawansa. (foto:Setya/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyesalkan munculnya pelecehan seksual terhadap pasien di rumah sakit National Hospital Surabaya.

“Setiap pasien di rumah sakit berhak mendapat perlindungan diri. Kok malah mengalami pelecehan oleh perawat setempat. Kami menyesalkan kejadian tersebut,” kata Khofifah di Surabaya, Kamis (25/1).

Mantan Menteri Sosial ini mengatakan, pihak manajemen rumah sakit seharusnya melakukan pengawasan yang ketat terhadap aktivitas pelayanan publik di rumah sakit termasuk interaksi antara perawat dan pasien yang menjalani rawat inap.

Loading...

“Maksimalkan CCTV dan tentunya kasus ini bisa menjadi pembelajaran yang lain,” tuturnya.

Wanita yang juga bakal Calon Gubernur Jatim ini berharap, ke depan pihak rumah sakit melakukan evaluasi sistem keamanan rumah sakit dalam memberikan perlindungan kepada pasien.

“Harus ada evaluasi dan untuk pelaku harus diberi sanksi tegas. Sedangkan untuk korban harus diberikan layanan psikologis untuk menghilangkan rasa trauma terhadap pelaku,” tegasnya.

Dihubungi terpisah, anggota Komisi E DPRD Jatim Agus Dono Wibawanto mengatakan, pihaknya akan memanggil manajemen Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

“Meski rumah sakit tersebut swasta, kami akan panggil manajemennya karena ini menyangkut pelayanan publik. Sedang kami susun jadwalnya dalam waktu dekat ini,” kata Agus saat ditemui di Surabaya, Kamis (25/1) sore.

Politikus Partai Demokrat ini mengatakan, pihaknya menyayangkan peristiwa tersebut terjadi.

”Seharusnya pihak rumah sakit harus melakukan rekrutmen dengan melakukan ujian tes psikologi terhadap calon pegawai yang akan direnkrut. Dari tes tersebut tentunya bisa diketahui mental dari calon pegawai tersebut,” ujarnya.

Agus mengatakan, pihaknya mendukung langkah penuh korban untuk melaporkannya ke pihak Polrestabes Surabaya.

“Peristiwa ini sudah masuk ranah pidana dan silakan korban melaporkannya ke polisi. Dan pihak kepolisian harus menangkap pelaku untuk diproses hukum yang berlaku,” tegasnya.

Video viral kasus pelecehan seksual di RS National Hospital Surabaya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video dugaan pelecehan seksual di Rumah Sakit National Hospital di Surabaya beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 52 detik itu, seorang pasien perempuan mendesak seorang pria yang berseragam perawat agar mengakui perbuatan asusila yang dilakukan terhadapnya. (Setya/SU05)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU