Kembali Pemilik Akun Dipolisikan, Kali Ini Karena Menghina Kapolrestabes Semarang

2
50
hate speech

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Organisasi Kemasyarakatan Garda Nasional Patriot Indonesia melaporkan pemilik akun facebook Budi Akbar III ke polisi karena mengunggah konten yang diduga menghina Kapolrestabes Semarang.

Ketua Umum Ganaspati Ratya Mardika Tata Koesoema melaporkan pemilik akun facebook tersebut ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah di Semarang, Rabu (18/10), dengan sangkaan ujaran kebencian.

Menurut Ratya akun tersebut sudah beberapa kali mengunggah konten yang isinya menghina institusi kepolisian.

“Setidaknya ada tiga unggahan yang berkaitan dengan Kapolrestabes Semarang,” katanya.

Unggahan yang ditujukan terhadap kapolrestabes itu, lanjut dia, berawal sekitar beberapa bulan lalu ketika kepolisian melarang pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh salah satu kelompok tertentu.

Menurut dia, unggahan yang berisi ujaran kebencian serta berupa gambar tersebut sudah dilaporkan kepada Kapolrestabes Semarang.

“Tapi kali ini kami laporkan secara resmi ke polisi,” katanya.

Dari informasi yang diperoleh, lanjut dia, akun tersebut diketahui asli dan ada pemiliknya.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Pol Lukas Akbar Abriari mengatakan laporan tersebut akan didalami terlebih dahulu.

“Sejauh mana penghinaan yang dilakukan, masih kami dalami,” katanya.

Menurut dia, penghinaan yang dilakukan melalui media massa tersebut bisa dijerat dengan Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (Ant/Arif R)

2 KOMENTAR

  1. Stigmanya sdh jelas. Kalau objeknya islam/ummat islam, itu bentuk kebebasan berpendapat. Kalau objeknya pemerintah dan antek2nya, suatu ujaran kritik biadapun akan “didalami” hingga ditemukan adanya ujaran kebencian.

    Kalau begitu, ada baiknya kita buat kritik dari sabang sampe merauke, supaya sibuk mereka se indonesia melakukan pendalaman2. Gak usah perdulikan para penjahat sebenarnya yg makin mengganas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
loading...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...