Fahira: Perbuatan Nathan Bukan Sekadar Hate Speech

12
1766
Ancaman Pembunuhan oleh akun @NathanSuwanto yang diduga milik Nathan P Suwanto, anak pengusaha Komputer ternama di Surabaya.

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris lewat kuasa hukumnya akan melaporkan Nathan P Suwanto pemilik akun Twitter @NathanSuwanto ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan ancaman pembunuhan yang ditujukan pada dirinya.

“Ini bukan sekadar kasus hate speech yang bisa dimaafkan lewat tweet, Ini perencanaan pembunuhan yang konyol,” kata Fahira yang sedang berada di Belanda, saat dihubungi SERUJI, Senin (1/5).

Fahira mengatakan bahwa ancaman yang ditujukan pada dirinya dan beberapa orang lainnya, lewat cuitan Nathan melalui akun Twitternya pada Sabtu, 29 April yang lalu, adalah tindakan yang sudah melampaui batas.

“Bisa kita bayangkan bila ada orang setengah gila sedang butuh uang, dia lakukan pembunuhan, setelah itu dia minta bayaran ke Nathan, bagaimana?” katanya.

Terkait permintaan maaf yang sempat diunggah Nathan di akun Twitternya sebelum akun tersebut dihapus, Fahira menganggap permintaan maaf lewat akun sosial media itu hanya menggampangkan persoalan.

“Saya hanya menerima permintaan maaf lewat temu muka dan jabat tangan, dan orangnya juga harus menemui saya secara gentle di kantor saya. Bagi saya itu baru permintaan maaf yang serius,” tegas Fahira.

“Nathan sudah bukan anak kecil lagi, saya harap dia mau bersikap dewasa dan bertanggung jawab atas tweetnya yang sangat berbahaya”

Fahira juga berharap kejadian tersebut bisa jadi pelajaran bagi orang tua Nathan dalam membimbing anaknya. “Saya berharap orangtuanya dapat membimbing Nathan untuk melakukan tindakan yang gentlemen. Proses hukum akan berlanjut, agar ada efek jera,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Fahira Idris, pengacara Aldwin Rahadin mengatakan akan melaporkan tindakan ancaman pembunuhan yang dilakukan Nathan hari ini ke Bareskrim Mabes Polri.

“Ada 100 orang pengacara yang tergabung dalam Bang Japar, dipimpin oleh advocat pak Juju Purwanto, yang akan melaporkan ke Bareskrim Polri, sore ini,” ungkap Aldwin saat dihubungi SERUJI, Senin (1/5).

 

EDITOR: Efka

loading...

12 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Nomor urut paslon

Unair Bantah Dukung Salah Satu Paslon Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menegaskan tidak terlibat politik praktis apalagi mendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. "Sekali lagi...

Pemerintah Malaysia Keluarkan Larangan WNA Bekerja Sebagai Juru Masak

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Malaysia melarang warga negara asing bekerja sebagai juru masak di restoran negara tersebut terhitung mulai 1 Januari 2019. Menteri Sumber Manusia Malaysia...

Kembali Telan Korban, ABK KM Ramos Hilang di Danau Toba

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Seorang anak buah kapal KM Ramos Risma Marisi hilang di perairan Danau Toba ketika kapal tersebut mengalami mati mesin pada Jumat (22/6)...
Najib vs Mahathir

Najib Razak Bantah Terlibat Skandal 1MDB, Mahathir Geram

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Perdana Menteri Malaysia Mahathir mencurahkan cemooh terhadap pendahulunya, Najib Razak, Kamis (21/6), karena menyangkal mengetahui jutaan dolar dari dana negara 1MDB...

Kemensos Pastikan Logistik Cukup untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun

MEDAN, SERUJI.CO.ID -  Kementerian Sosial memastikan ketersediaan logistik untuk pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara. "Kami memastikan bahwa logistik untuk pencarian...