Fahira: Perbuatan Nathan Bukan Sekadar Hate Speech

12
1710
Ancaman Pembunuhan oleh akun @NathanSuwanto yang diduga milik Nathan P Suwanto, anak pengusaha Komputer ternama di Surabaya.

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris lewat kuasa hukumnya akan melaporkan Nathan P Suwanto pemilik akun Twitter @NathanSuwanto ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan ancaman pembunuhan yang ditujukan pada dirinya.

“Ini bukan sekadar kasus hate speech yang bisa dimaafkan lewat tweet, Ini perencanaan pembunuhan yang konyol,” kata Fahira yang sedang berada di Belanda, saat dihubungi SERUJI, Senin (1/5).

Fahira mengatakan bahwa ancaman yang ditujukan pada dirinya dan beberapa orang lainnya, lewat cuitan Nathan melalui akun Twitternya pada Sabtu, 29 April yang lalu, adalah tindakan yang sudah melampaui batas.

“Bisa kita bayangkan bila ada orang setengah gila sedang butuh uang, dia lakukan pembunuhan, setelah itu dia minta bayaran ke Nathan, bagaimana?” katanya.

Terkait permintaan maaf yang sempat diunggah Nathan di akun Twitternya sebelum akun tersebut dihapus, Fahira menganggap permintaan maaf lewat akun sosial media itu hanya menggampangkan persoalan.

“Saya hanya menerima permintaan maaf lewat temu muka dan jabat tangan, dan orangnya juga harus menemui saya secara gentle di kantor saya. Bagi saya itu baru permintaan maaf yang serius,” tegas Fahira.

“Nathan sudah bukan anak kecil lagi, saya harap dia mau bersikap dewasa dan bertanggung jawab atas tweetnya yang sangat berbahaya”

Fahira juga berharap kejadian tersebut bisa jadi pelajaran bagi orang tua Nathan dalam membimbing anaknya. “Saya berharap orangtuanya dapat membimbing Nathan untuk melakukan tindakan yang gentlemen. Proses hukum akan berlanjut, agar ada efek jera,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Fahira Idris, pengacara Aldwin Rahadin mengatakan akan melaporkan tindakan ancaman pembunuhan yang dilakukan Nathan hari ini ke Bareskrim Mabes Polri.

“Ada 100 orang pengacara yang tergabung dalam Bang Japar, dipimpin oleh advocat pak Juju Purwanto, yang akan melaporkan ke Bareskrim Polri, sore ini,” ungkap Aldwin saat dihubungi SERUJI, Senin (1/5).

 

EDITOR: Efka

loading...

12 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Endun Abdul Haq

Persyaratan Administrasi Seluruh Cagub/Cawagub Jabar Belum Lengkap

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyatakan berkas persyaratan administrasi seluruh pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018-2023...
Sugeng Purwanto

Pasca-Penyitaan Jutaan PCC, Polres Sidoarjo Ajak Warga Antisipasi Peredaran Narkoba

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pasca penggrebekan oleh Polres Sidoarjo, Rabu (17/1), di rumah kontrakan di Desa Sawocangkring, Wonoayu, Sidoarjo, yang diduga sebagai tempat penyimpanan jutaan...
mui

MUI Sayangkan MK Setarakan Agama dan Kepercayaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyetarakan agama dan aliran kepercayaan, sebagaimana tertuang dalam putusan MK untuk kolom agama...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...