Bupati Kaget Ada 1.379 Lokasi Pedagang Miras di Wilayahnya

GORONTALO, SERUJI.CO.ID – Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin kaget dengan menyebarnya pedagang minuman keras/beralkohol hingga tercatat sebanyak 1.379 lokasi di wilayahnya. Oleh karenanya, ia mengisyaratkan perlunya dilakukan koordinasi untuk menertibkannya.

“Saya sangat kaget dengan temuan tersebut, padahal peraturan daerah ketat mengawasi bahkan melarang penjualan minuman keras sebagai upaya meredam gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Bupati Indra Yasin di Gorontalo, Selasa (26/9).

Pernyataan Bupati Indra Yasin itu ditegaskannya pada rapat koordinasi membangun sinergitas lintas sektor Pengendalian dan Pencegahan Gangguan Kantrantibmas (P2GK) tingkat kabupaten tahun 2017.

Ia mengaku menerima banyaknya beredar dan menyebar pedagang minuman keras itu, seperti dilaporkan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

“Jumlah itu, juga berarti hampir 10 titik ditemukan pada setiap desa dari 123 desa tersebar pada 11 kecamatan,” katanya.

Banyaknya titik penyebaran penjualan minuman keras, menurut dia, perlu adanya komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif.

“Koordinasi sangat diharapkan agar penertiban penjualan minuman keras segera dilakukan, mengingat mengkonsumsinya dapat memicu beragam aksi kejahatan,” ujarnya.

Kapolres Gorontalo Limboto AKBP Purwanto, MH telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek di wilayah hukumnya, agar melaporkan setiap razia yang dilakukan.

Terkait banyaknya ribuan titik penjualan minuman keras itu, ia berharap tidak ada aparat Satpol-PP, TNI dan Polri yang terlibat dalam penyebarannya.

“Memang perlu koordinasi untuk penanganannya,” katanya dan menambahkan seluruh Polsek diminta lakukan koordinasi dan sinergitas terutama tentang penyakit masyarakat terkait peredaran minuman keras itu.

Ia mengingatkan agar tiap hari Polsek wajib melaporkan penanganan minuman keras di wilayah hukumnya.

“Jangan sampai ada aparat yang terlibat sehingga menghambat penertibannya,” ujar Purwanto.

Penertiban juga meliputi praktik judi, penyalahgunaan obat keras seperti PPC dan pil koplo serta narkoba yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban di daerah ini. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi