BNNP Sumbar Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Internasional

PADANG, SERUJI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional.

“Pengungkapan ini dilakukan setelah kami melakukan penyelidikan selama enam bulan,” kata Kabid Pemberantasan BNNP Sumbar, AKBP Emrizal Hanaz saat jumpa pers di Padang, Senin (23/4).

Kedua pelaku adalah Muhammad Rijal (22) dan Ferizal (32) yang memiliki peran berbeda dalam bisnis haram tersebut.

Ia menjelaskan awalnya pihaknya melakukan penyelidikan terhadap tersangka Muhammad Rijal. Pria asal Aceh tersebut diawasi dalam kurun waktu enam bulan dan tersangka sering bolak-balik ke Malaysia.

Pelaku ini berencana membawa narkoba jenis sabu-sabu dari Bandara Aceh menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padangpariaman melalui Bandara Kualanamu Medan.

Pihaknya langsung berkoordinasi deengan Deputi Intelejen BNN RI untuk mengetahui nomor penerbangan tersangka. Setelah itu mereka berencana melakukan penangkapan di BIM.

“Dalam melakukan penangkapan kita berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura dan Bea Cukai Teluk Bayur serta maskapai Lion Air agar tersangka menempati nomor tempat duduknya,” kata dia.

Sesampai di BIM, petugas langsung menangkap pelaku dan menemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 215 gram yang disimpan di dalam celana dalamnya.

“Barang bukti itu simpan di dalam selangkangan korban dan tidak terdeteksi di bandara Aceh dan Medan,” ujarnya.

Pihaknya langsung mengembangkan ke mana pelaku akan membawa barang tersebut. Pada Ahad (22/4) petugas meminta tersangka menghubungi rekannya yang bernama Ferizal.

Tersangka Ferizal ini mengajak bertemu di depan Hotel Basko kemudian petugas langsung menangkap pelaku. Bersama pelaku petugas menyita barang bukti sabu-sabu seberat satu gram.

“Pelaku ini merupakan bandar narkoba yang mengedarkan sabu-sabu di kota ini. Dia juga terlibat dalam jaringan lapas dengan seorang narapidana di Lapas Muaro Klas II A Padang,” ujar dia.

Kedua pelaku disangkakan pasal 112 ayat 2 jo pasal 114 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman pidana maksimal 20 tahun.

GM BIM Dwi Ananda Wicaksana mengatakan pihaknya akan terus bekerja sama dengan pihak pemerintahan untuk menghambat peredaran narkoba sesuai dengan regulasi yang ada sehingga tidak menimbulkan bahaya bagi penerbangan.

“Penangkapan pelaku ini berjalan baik dan tidak membuat gaduh di bandara, kita akan terus bersinergi untuk memerangi narkoba,” tambah dia.

Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Bayur Hilma Satria mengatakan keberhasilan dalam pengungkapan akibat sinergi yang dilakukan oleh BNNP, Angkasa Pura, maskapai penerbangan.

“Ini sebagai tanggungjawab kami dalam memerangi narkoba dan mencegah peredarannya di Sumbar,” ujar dia.

Selain itu BNNP Sumbar juga menangkap seorang pria Husnul Kamal (36) yang berprofesi sebagai ojek daring yang diduga sebagai pengedar narkoba di Kota Padang.

“Kami menangkap pelaku di rumahnya di kawasan Nanggalo, bersama pelaku ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 1 gram. Dia disangkakan pasal 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun,” kata AKBP Emrizal. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER