Bawa 1 Kg Sabu Pesanan Napi, IRT Dijanjikan Dapat Rp 10 Juta

0
62
Sabu Medan
Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda MH Saragih saat memaparkan kasus 1 kg sabu yang dibawa FTH. (Foto: Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan meringkus FTH (37) asal Aceh karena membawa 1 kg sabu.

Ibu rumah tangga ini membawa barang haram yang diduga untuk diberikan kepada narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan.

“Kita masih lakukan penyelidikan untuk pemesan yang diduga berada di Lapas Tanjung Gusta. Karena harus ada petunjuk lain untuk mengungkap dugaan pengendalian sabu dari lapas ini,” kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda MH Saragih, Senin (13/11).

AKBP Ganda menyebutkan dari kemasan sabu tersebut, ada memakai huruf “CP” persis dengan sabu yang diungkap BNN Pusat beberapa waktu lalu. Sabu-sabu itu ada yang ditanam di dalam tanah di Bireun.

“Kita duga ini barang bukti yang belum terungkap dan ada hubungannya dengan kasus yang diungkap BNN Pusat di Bireun. Jadi kasusnya masih kita dalami,” terangnya.

Penangkapan FTH berawal dari informasi masyarakat yang mengatahui adanya peredaran sabu dari Aceh ke Medan. Petugas lalu melakukan pengintaian dan berhasil menangkap pelaku di sekitar Jalan Gagak Hitam, Kelurahan Sei Seikambing B, Kecamatan Sunggal.

“Saat digeledah, petugas menemukan 1 bungkus plastik seberat 1 Kg sabu dari dalam kopernya. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling berat pidana mati, dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” urainya.

Sementara itu, tersangka FTH mengaku baru kali ini terlibat peredaran sabu. Wanita ini mengaku terpaksa melakukan perbuatan melanggar hukum karena desakan ekonomi.

“Suami saya sudah lama meninggal. Saya tidak bekerja, jadi terpaksa melakukan ini. Saya tidak kenal dengan pemilik sabu ini. Karena hanya disuruh mengantar sabu itu ke Medan. Kalau berhasil, saya dijanjikan diberi imbalan Rp 10 juta,” ucapnya. (Mica/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU