Menghirup Udara Segar Sambil Selfie di Taman Potret

TANGERANG – Ingin menghabiskan akhir pekan di sekitar kota Tangerang, dapat dilakukan dengan jalan-jalan sore di sebuah taman unik yang ada di kota Tangerang.

Kalau di Kota Bandung ada Taman Poto, nah, di Tangerang ada Taman Potret salah satu taman yang asik untuk dikunjungi. Letaknya di Babakan, sisi Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Perintis Kemerdekaan dan tepat di sisi barat Tang City Mall.

Taman yang diresmikan oleh Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah pada awal Agustus 2015 ini berukuran sekitar 5000 m2. Sebelum diresmikan nama taman ini adalah Taman Selfie, namun saat diresmikan menjadi Taman Potret. Taman ini cukup ramai dikunjungi setiap akhir pekan dan hari libur nasional.

 

Pengunjung tidak dikenakan biaya alias gratis dan dapat berselfie ria mengekspresikan gayanya di depan kamera. Taman ini cukup lengkap dengan adanya pusat jajanan dan arena bermain anak untuk membawa anggota keluarga menikmati suasana senja di Kota Tangerang.

Taman Potret juga dilengkapi koneksi internet gratis yang dapat memanjakan pengunjung untuk segera mengunggah hasil jepretannya di sosial media mereka.

Dengan berbagai ragam fasilitas di taman tersebut, pengunjung merasa senang menghabiskan waktu disana. Namun ada satu hal yang masih kurang dirasakan, yaitu soal lahan parkir.

“Lokasi yang strategis untuk warga Tangerang menikmati sore. Tapi disayangkan kurang tersedianya lahan parkir untuk kendaraan roda empat karena di sekitar Taman Potret juga ada Taman Cikokol, Jam Gede Jasa dan Taman Bambu,” ujar Rahmat Fauzi salah satu pengunjung beserta keluarganya yang ditemui SERUJI di taman tersebut.

Berikut foto-foto yang diambil di lokasi taman potret;

EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik Yang Manusiawi

Pertanyaannya mengapa hasil Islamicity Index berdasarkan arahan kitab suci Alquran hasilnya tak banyak beda dengan World Happiness Index. Pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang Islami itu ternyata juga nilai yang manusiawi. Itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

Negeri Bohong

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi