Trik Riasan Islami: Hindari Cukur Alis

0
114

Muslimah memang wajib merias diri, apalagi ketika di untuk moment pesta atau pernikahan. Asal tidak berlebihan, maka boleh saja hal ini dilakukan. Karena itu, ketahui beberapa triknya agar tetap terlihat cantik tanpa melanggar syariat.

Dalam tata rias, bingkai alis menjadi salah satu point yang penting dalam menentukan bagus tidaknya hasil riasan. Karena itu pada umumnya para perias sering mengambl jalan pintas merapikan alis dengna cara mencukup baik sebagain maupun secara keseluruhan. Namun islam telah melarangnya baik mencukur alis sedikit maupun banyak.

Karena itu, ada teknik khusus untuk mendapatkan bentuk alis yang cantik tanpa mencukur bulu alis. Yang pertama adalah membingkai bentuk alis dengan pensil alis. Kedua, mengisi ruang kosong dalam bingkai alis dengan eye shadow mate warna cokelat. “Hindari membuat alis dengan nge blok warna hitam, karena itu style tradisional wedding,” jelas nya.

Ketiga, antara alis dan high light diberikan warna terang untuk menonjolkan tulang alis. “Harus ada pemisah antara alis, high light untuk memberikan kesan alis yang cantik serta bingkai mata yang indah,” ujar Vanda.

Pemakain bulu mata palsu juga menjadi item yang harus dihindari dalam riasan wedding muslim. Untuk menghasilkan riasan yang dramatis, hal ini perlu diaplikasikan teknik berikut ini.

Pertama, apliaksikan eye liner secara penuh dan rapi. Hindari eye liner yang terputus-putus. Ulangi apliaksi eye liner 2-3 kali.

Kedua, pada bagian garis dalam mata atas, sisi dengan eye liner secara penuh, sehingga tidak ada ruang kosong pada garis mata.

Ketiga, aplikasikan eye liner bagian bawah, bagian sudut luar buat lebih tebal dan penuh, sehingga menghasilkan bingkai mata yang cantik.

Keempat, baurkan eye liner bawah dengan eye shadow untuk memberikan kesan riasan yang halus serta lembut.

Kelima, apliaksi mascara secara merata dan diualang 2-4 kali, ehingga menciptakan kesan bulu mata yang tebal dan lentik. Bila perlu sebelum aplikasi mascara jepit bulu mata terlebih dulu.

Komentar

Hi-Tech jadi Pusat Kesenian

Hi-Tech Mall Akan Dijadikan Pusat Kesenian, Pemkot Tetap Beri Kesempatan Pedagang IT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya optimis bisa menjadikan gedung Hi-Tech Mall, di jalan Kusuma Bangsa, sebagai pusat kesenian, tanpa menghilangkan ratusan pedagang IT...
Balok grider ambruk

Maraknya Kecelakaan Konstruksi, Fahira: Membangun Jangan Asal Cepat Diresmikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris menyoroti maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, apalagi selain menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik juga...
ustadz abdul somad

Ustadz Abdul Somad Resmikan Gerai 212 di Dumai

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Ustadz Abdul Somad meresmikan gerai 212 Mart di Jalan Merdeka Kota Dumai, yang merupakan unit usaha pertama dengan keanggotaan koperasi 380 orang...

Habib Rizieq Batal Pulang, Ustadz Bachtiar Nasir: Khawatir Keamanan Indonesia Kacau

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengurungkan kepulangannya ke Indonesia diketahui khawatir dengan kondisi keamanan Indonesia yang kacau....
Agus Hermanto

DPR: MD3 Sah Meskipun Presiden Tidak teken

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) tetap...
loading...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...
images (1)

Garis 6: Tujuan Hidup

Apa tujuan hidup? Jadi pejabat? Jadi orang terkenal? Jadi orang kaya? Itu bukan tujuan hidup, karena pejabat bisa mati, orang terkenal pun tak selamanya...