Selebgram Fifi Alvianto Berbagi Kisah Menghadapi Tsunami: Jangan Panik!

Sulit tapi wajib dilakukan. Jangan panik saat menghadapi bencana.

SERUJI.CO.ID – Musibah tsunami yang melanda daerah Lampung dan Banten menghadirkan banyak cerita duka yang mendalam. Salah satunya adalah tewasnya tiga anggota band Seventeen dan Dylan Sahara, istri dari Ifan, vokalis Seventeen.

Saat kejadian berlangsung. Fifi Alvianto berbagi cerita saat dia dan keluarganya sedang menikmati liburan di Lampung dan seketika harus mengevakuasi diri dari terjangan tsunami.

“Pertama kali merasakan evakuasi tanpa arahan pihak hotel. Here’s what you need to know, panik akan membuat semua menjadi buyar dan blank. Itu terjadi sama aku. Beneran nggak bisa merasakan otak mikir apapun. Area kita bukan area keramaian dan masuk hotel itu 3 km dari jalan raya. Perlu diingat kalau tipe hotel begini kita mesti cari tahu exit lainnya kemana,” ujarnya yang ia bagikan lewat instastory.

Saat perjalanan dari Pulau Jawa menyeberang ke Sumatera, Fifi sempat membagikan pengalamannya dan keluarga naik kapal. Selang beberapa jam kemudian, Fifi mengupdate jika dirinya bersama suami dan kedua putri mereka sudah tiba di hotel, yang tak jauh dari bibir pantai.

Tepat pada Sabtu malam (22/12), Fifi menjelaskan jika salah satu keluarganya sempat melihat air laut surut melalui jendela. Kecurigaan lain adalah lampu hotel yang sempat mati beberapa menit.

Mereka segera membawa barang seadanya untuk evakuasi. Pihak hotel memberi kelonggaran waktu untuk evakuasi, namun air bisa saja semakin tinggi dalam waktu yang tak bisa diprediksi.

“Udah selesai bawa barang seadanya, air balik lagi pasang sampai melutut saat aku mau naik mobil. Ini adalah momen paling menegangkan karena air naik dalam hitungan detik,” katanya melalui instastory.

Dengan penuh perjuangan, Fifi memboyong keluarga berjalan menghadang banjir yang tinggi airnya sudah mencapai perut orang dewasa. Beberapa kali Fifi sempat jatuh, kakinya luka dan bengkak. Situasi yang gelap dan mati lampu, membuat mereka semakin kesulitan berjalan. Apalagi ia dan suami harus bekerjasama menggendong kedua puteri mereka.

Fifi membagikan tips saat menghadapi bencana agar tidak panik. Mempersiapkan diri menghadapi bencana dengan mengendalikan panik adalah hal penting. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Lima Macam Riba Yang Diharamkam