Pameran Karya Bagong Kussudiardja “Sirkuit: Ahli Waris Etape Satu”

0
67
Pameran Lukisan almarhum Bagong Kussudiardjo "Sirkuit: Ahli Waris Etape Satu", di Padepokan Kussudiardja, Yogyakarta, Senin (7/5/2018).

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Dalam rangka ulang tahun ke-90 almarhum Bagong Kussudiardjo, Pusat Latihan Tari Bagong Kussudiardja (PLTBK) yang ke-60, dan ulang tahun ke-40 Padepokan Seni Seni Bagong Kussudiardja (PSBK), ahli waris Bagong mengadakan Pameran Lukisan “Sirkuit: Ahli Waris Etape Satu”. Pameran tersebut diadakan pada tanggal 7 Mei-30 Juni 2018.

Diketahui, Bagong Kussudiardja merupakan ayah dari seniman Otok Bima Sidarta, Butet Kartaredjasa, dan Djaduk Ferianto. Bagong telah meninggal dunia pada 15 Juni 2014.

Kurator pameran, Suwarno Wisetrotomo mengatakan, pameran kali ini merupakan kelanjutan pameran yang diselenggarakan pada tahun sebelumnya. Pameran sebelumnya bertajuk “Sirkuit Bagong Kussudiardja”.

“Tahun ini sama pak Butet saya disuruh bantu lagi untuk buat pameran. Tahun ini temanya masih ada kata sirkuitnya, dan menambahkan kata ahli waris etape satu,” ujar Suwarno di Padepokan Kussudiardja, Senin (7/5) malam.

Kemudian dia menyodorkan tema itu kepada para ahli waris Bagong, dan tidak ada yang berkomentar. Sehingga membuat Suwarno percaya diri.

Dalam pikiran Suwarno, Bagong telah membangun sirkuit. Dalam perjalanannya, Bagong telah mendidik para seniman yang kini sudah tersebar di Nusantara.

Pameran Lukisan almarhum Bagong Kussudiardjo “Sirkuit: Ahli Waris Etape Satu”, di Padepokan Kussudiardja, Yogyakarta, Senin (7/5/2018).

“Di dalam sirkuit, pak Bagong melahirkan pebalap yang terdidik dan mental kuat karena berani turun sirkuit. Etape satu, pak Bagong melahirkan aset kesenimanannya sendiri yang diwarisi oleh anak-anaknya dan cucunya,” kata Suwarno.

Diketahui, dalam pameran etape pertama ini, selain karya Bagong, adapula karya dari Otok, Butet, Djaduk, dan seorang cucu Bagong bernama Doni Maulista. Doni merupakan putra bungsu dari almarhumah Ida Manutranggana.

“Saya membayangkan besok etape berikutnya diteruskan oleh anak biologis atau ideologis. Murid didik Bagong akan melanjutkan etape dua, tiga, empat dan seterusnya,” harap Suwarno.

Pameran Lukisan almarhum Bagong Kussudiardjo “Sirkuit: Ahli Waris Etape Satu”, di Padepokan Kussudiardja, Yogyakarta, Senin (7/5/2018).

Menurutnya, ini merupakan sejarah panjang, dan tugas pewaris yakni memaknai dan kontekstualisasi karya-karya Bagong.

Di lantai satu dipamerkan khusus lukisan Bagong. Di lantai atas, ada karya empat ahli waris dari tiga anak dan satu cucu. Menurut Suwarno, pameran bisa melihat ketersambungan dan keterputusan karya Bagong.

Sementara itu, seniman yang berdomisili di Jakarta, Slamet Rahardjo rela datang jauh-jauh ke Padepokan Bagong karena merasa terpanggil dan sudah menganggap bagian dari keluarga Bagong.

Pameran Lukisan almarhum Bagong Kussudiardjo “Sirkuit: Ahli Waris Etape Satu”, di Padepokan Kussudiardja, Yogyakarta, Senin (7/5/2018).

“Jarak Jakarta tidak ada artinya, undangan ini kalau saya tidak berangkat adalah dosa. Bagong mengajarkan saya budaya itu terus bergulir,” kata Slamet.

Pameran Lukisan almarhum Bagong Kussudiardjo “Sirkuit: Ahli Waris Etape Satu”, di Padepokan Kussudiardja, Yogyakarta, Senin (7/5/2018).

Slamet bercerita, Bagong pernah berpesan serta menitipkan anak-anaknya kepada dirinya.

“Sebelum beliau (Bagong) pergi, tidak ada tanda sakit, dan bilang ke saya “nek aku raono, titip anakku yo. Saya izin ke ahli waris, kalau ada acara terkait pak Bagong, ajak saya,” kata Slamet. (Arif K/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

Lima Bakal Caleg DPR Ditemukan KPU Merupakan Mantan Koruptor

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan lima bakal calon anggota Legislatif (Bacaleg) DPR yang didaftarkan partai politik merupakan mantan narapidana kasus korupsi. "Berdasarkan...

Fasilitas Tidak Standar di Sukamiskin Dibenarkan Dirjen PAS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di...
Febri Diansyah

Kalapas Sukamiskin Diketahui Terang-Terangan Minta Mobil dan Uang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan Kepala Lapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein secara terang-terangan meminta mobil, uang dan sejenisnya...
kpk, komisi pemberantasan korupsi

KPK Temukan Penyalahgunaan Fasilitas Berobat di Sukamiskin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menemukan dugaan penyalahgunaan fasilitas berobat narapidana dalam proses penanganan kasus di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. "Kami...

Dugaan Narapidana Sukamiskin Keluar Lapas Sedang Didalami Kemkumham

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) mendalami adanya dugaan narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, dapat masuk dan keluar lapas dengan...