close

Ternyata, Timses Jokowi Pun Pernah Klaim Paslon 01 Bagaikan Bung Karno-Hatta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pernyataan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak yang menyebut Prabowo-Sandiaga bagaikan Bung Karno dan Bung Hatta, menuai kritik dari berbagai pihak.

Politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus, menganggap klaim Dahnil itu sebagai klaim palsu dan wujud kegagalan bernalar.

Menurut Deddy yang dilakukan timses koalisi Prabowo-Sandiaga tersebut melecehkan memori kolektif bangsa dengan menyamakan paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga dengan sosok Bung Karno-Bung Hatta.

“Upaya mereka ini adalah wujud kegagalan bernalar dan klaim palsu yang tidak punya dasar etis dan historis,” kata Deddy dalam rilis yang diterima di Jakarta, Kamis (25/10).


Baca juga: Politisi PDIP: Bentuk Kegagalan Berpikir Jika Samakan Sandiaga dengan Bung Hatta

Dari penelusuran SERUJI, ternyata klaim yang sama juga pernah dilakukan Sekretaris Tim Kampenye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf, Hasto Kristiyanto. Persis seperti klaim yang dilakukan Dahnil Anzar.

Hasto Kristiyanto dalam pembukaan rakornas PDIP di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada tanggal 1 September 2018, menilai paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf, bagaikan pasangan Soekarno-Muhammad Hatta yang memiliki latar belakang dari kalangan nasionalis dan religius.

“Alam pikir Ma’ruf Amin menyejukkan dan sebagai pengayom. Bagaikan Bung Karno dan Bung Hatta yang merupakan kesatupaduan nasionalis dan religius,” kata Hasto di depan peserta Rakornas yang juga dihadiri Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, serta Ketum PDI Perjuangan Megawato Soekarno Putri.

Karena hal itu, kata Hasto, partainya sangat bangga karena Ketum PDIP Megawati telah menetapkan untuk mengusung Jokowi-KH Ma’ruf sebagai pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2019. (ARif R)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Pemungutan Suara Ulang Berpotensi Terjadi di Sekitar 10 TPS Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sedikitnya 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS)...

Penghitungan dan Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 Kota Medan Dimulai Hari Ini

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota...

Tabrak Satu Mobil dan Empat Motor, Polisi Belum Tetapkan Denny Sebagai Tersangka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Denny Supari (36), pelaku kecelakaan lalu...

Hingga Kini Tercatat Satu Distrik di Intan Jaya Yang Belum Lakukan Pemungutan Suara

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID - Ketua KPU Papua Theodorus Kossay mengakui, hingga...

KPUD Jakarta Percepat “Entri-Pindai” Data Form C1

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta...

Jelang UN SMP, Kemendikbud Minta Ujian Harus Mengutamakan Kejujuran

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP)...

TERPOPULER

Hitung Cepat: Prabowo Menang di 20 Provinsi Namun Kalah Nasional, Begini Perhitungannya

Namun, walau unggul di lebih banyak Provinsi, Prabowo-Sandi secara nasional hanya mampu kumpulkan 45,7 persen suara, masih kalah peroleh suara dari Jokowi-KH Ma’ruf yang unggul di 54,30 persen.

Hitung Cepat: Prabowo Unggul di 20 Provinsi, Jokowi di 14 Provinsi

Terlihat, pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga unggul di 20 provinsi di Indonesia. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin hanya unggul di 14 provinsi yang ada di Indonesia.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Soal Sujud Syukur Prabowo, Begini Pendapat Ketua Bidang Hukum PP Muhammadiyah

Kata Busyro, sujud syukur menjadi tanpa dasar apabila ditujukan untuk merayakan kemenangan, sementara hasil resmi pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum diumumkan.