Setelah Didukung Nasdem, Ridwan Kamil juga Dilirik PAN

JAKARTA – Dukungan kepada Ridwan Kamil untuk maju dalam perebutan kursi Jawa Barat 1 kemungkin akan kembali bertambah. Setelah sebelumnya Partai Nasdem menyatakan dukungannya pada Kang Emil, sapaan Ridwan, kini Partai Amanat Nasional (PAN) pun mulai menunjukan ketertarikan mereka kepada sosok yang masih menjabat walikota Bandung hingga 2018 ini.

“Kami melihat Ridwan Kamil salah satu calon yang potensial untuk memimpin Jabar lima tahun ke depan, karena telah berhasil memimpin Bandung dan kelihatannya memang layak kami dukung,” kata Yandri Susanto, Ketua DPP PAN di Ruang Rapat Fraksi PAN di DPR, Jakarta, Senin (20/3).

Yandri juga menjelaskan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sudah beberapa kali melakukan komunikasi dengan Ridwan Kamil sehingga partainya terbuka untuk mendukung Ridwan Kamil dalam pilkada Jawa Barat 2018.

Namun Yandri belum bisa memastikan kapan PAN mendeklarasikan dukungan secara resmi kepada salah satu kandidat di Pilkada Jabar 2018. “Bagi kami yang penting adalah pemimpin yang dekat dengan rakyat dan berjuang demi masyarakat untuk kemajuan Jawa Barat,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa PAN juga memiliki kader-kader terbaik yang bisa diajukan dalam kontestasi Pilkada Jabar 2018 seperti Bima Arya, Desi Ratnasari, dan Primus Yustisio.

“Ketiga kader PAN itu kuat semua, Bima Arya Walikota Bogor, Desi Ratnasari dan Primus sangat populer,” ujarnya.

Yandri menegaskan kalau nanti Ridwan Kamil meminta salah satu satu kader PAN menjadi calon wakil gubernur Jabat maka partainya akan menyiapkan.

EDITOR: Harun S

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER