Ribuan Umat Islam Cianjur Gelar Aksi Bela Muslim Rohingya

CIANJUR – Ribuan Umat Islam yang tergabung dalam Konsorsium Ormas Islam Plus Cianjur, Jawa Barat, melakukan aksi jalan kaki menggalang dana untuk membantu Muslim Rohingnya di Myanmar.

Aksi di sepanjang Jalan Protokol Cianjur, Jumat (15/8) menyedot perhatian warga. Aparat kepolisian terpaksa melakukan rekayasa arus dengan menutup sejumlah ruas jalan yang dilalui rombongan.

Sebagian besar peserta aksi membawa pamflet berbagai tulisan seperti “Save Rohingya” dan “Usir Dubes Myanmar dari Indonesia”.

Sekretaris Konsorsium Ormas Islam Plus, Ahmah Yani, di Cianjur, Jumat, mengatakan, ribuan peserta yang hadir satu suara untuk mendukung dan mendoakan umat Islam di Rohingnya.

“Sebagai sesama umat Islam, wajib membantu saudara kita. Kami di sini berniat untuk mencari ridho Allah SWT, mengorbankan harta dan jiwa raga untuk saudara kita di Myanmar,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam aksi tersebut dilakukan penggalangan dana yang nantinya akan disalurkan sebagai bantuan untuk muslim Rohingnya.

“Sebelum kegiatan sudah terkumpul Rp 36.336.000 dari donatur. Tapi diharapkan setelah kegiatan bisa lebih besar lagi,” katanya.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan pihaknya mendukung kegiatan tersebut karena membentuk kepedulian bangsa terhadap umat Islam di negara lain.

“Kami berharap sodaliaritas ini memperkokoh kecintaan sesama saudara seiman. Terlebih umat Islam di Rohingnya sedang mengalami cobaan yang sangat berat, sudah selayaknya kita panjatkan doa untuk mereka,” katanya.

Namun pihaknya mengimbau umat Islam di Cianjur tidak terpancing isu dari pihak yang tidak bertanggungjawab atau berita hoax yang dapat memecah belah bangsa.

“Menyampaikan pendapat itu perlu, tapi jangan sampai menjadi konflik di negeri sendiri. Indonesia harus dikelola dengan jiwa nasionalsme, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Prosesi Pernikahan Adat Jawa yang Sarat Makna Sakral

Pernikahan adat biasanya sarat akan makna dan doa. Harapan diamini di setiap prosesi yang dilaksanakan.

KUNTUM KHAIRA UMMATIN