Ratusan Warga Batam Protes Kebijakan Trump Soal Yerusalem

0
155
PKS Batam - Palestina
Warga Batam dari berbagai ormas menggelar demo menolak pengakuan sepihak Donald Trump soal Yerusalem, Ahad (10/12/2017). (Foto: Andika DR/Asep/SERUJI)

BATAM, SERUJI.CO.ID –┬áRatusan Warga Kota Batam Kepulauan Riau yang tergabung dalam berbagai organisasi masyarakat berunjuk rasa memprotes kebijakan Presiden Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

“Kami melakukan aksi untuk memprotes kebijakan AS terkait pengakuan terhadap Israel dengan dipindahkan Ibu Kota ke Yerusalem,” kata koordinator aksi dari PKS Batam, Raden Hari Tjahyono di Batam, Kepri, Ahad (10/12).

Menurut dia, kebijakan AS itu menyalahi aturan internasional dan akan membuat ketegangan di Timur Tengah, juga negara lain seperti Indonesia.

PKS Batam bersama ormas-ormas di Batam menggelar demo menolak pengakuan sepihak Donald Trump soal Yerusalem, Ahad (10/12/2017). (Foto: Andika DR/Asep/SERUJI)

Ia mengatakan isu Palestina amat sensitif di Indonesia yang mayoritas muslim. Sehingga kebijakan yang merugikan rakyat Palestina itu dipastikan juga menyakiti warga Indonesia.

“Karenanya, PKS kemudian berkoordinasi dengan ormas yang ada, untuk berunjuk rasa menyampaikan sikap, bahwa kami membela perjuangan rakyat Palestina, dan meminta AS membatalkan kebijakannya,” kata Raden.

Ia mengapresiasi sikap yang ditunjukan Presiden Jokowi yang langsung memprotes kebijakan Presiden Trump.

Namun, pihaknya menuntut agar Presiden Jokowi lebih tegas lagi dengan ikut membantu warga Palestina.

Dalam aksi yang juga diikuti perwakilan NU, Muhammadiyah, dan FPI itu, para aktivis juga mengumpulkan dana yang akan diserahkan kepada Komisi Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP).

“Kami juga menggalang dana. Kalau di PKS ini sudah berkala, dan sekarang kami mengajak ormas lain menggalang dana yang akan disampaikan ke KNRP yang biasa mengurus,” kata dia.

Sementara itu, koordinator aksi lainnya, Warya Burhanuddin mengatakan unjuk rasa itu untuk mengecam sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memihak kepada Israel.

“Apa yang sudah di sampaikan Trump menjadi sentimen negatif yang bisa mempengaruhi perdamaian dunia,” kata Warya dalam orasinya.

Warya meminta Pemerintah Indonesia terus menyerukan perdamaian dan penolakan terhadap penetapan Yerusalem sebagai ibu Kota Israel.

“Apa yang sudah di lakukan pemerintah sudah tepat dan cepat merespon apa yang terjadi pada nasib saudara kita di Palestina. Kami minta pemerintah tidak henti memperjuangkan dan berperan aktif dalam perdamaian di Palestina,” kata dia. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...