Rapat Pleno Penetapan Paslon Putaran Ke-2 Tidak dihadiri Ahok

JAKARTA- Rapat Pleno terbuka penetapan peserta pemilihan dan penetepan pasangan Cagub dan Cawagub Pilkada DKI Tahun 2017 putaran kedua yang diselenggarakan KPUD DKI, tidak dihadiri pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Acara diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (04/02/2017).

Dalam undangannya KPUD DKI menyebukan acara akan berlangsung pada pukul 19:30 wib, akan tetapi sampai pukul 20:00 wib acara belum berlangsung, dengan alasan jadwal yang molor, pasangan Ahok Djarot meninggalkan lokasi pada pukul 20:05 wib.

“Ada kesalahpahaman, kami tidak tahu pak Ahok sudah tiba,karena beliau menunggu di tempat lain bukan di tempat yang disediakan oleh KPUD,”  kata Ketua KPUD Sumarno dalam keterangannya di hadapan awak media.

Tampak Anies dan Sandi menghadiri rapat pleno, meskipun minus Ahok dan Djarot, rapat pleno tetap berlangsung di wakili oleh timses masing-masing pasangan.

EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.