Presiden juga menjelaskan bahwa bantuan tersebut dikirim pesawat agar cepat sampai ke para pengungsi yang saat ini sangat membutuhkan.
“Kenapa kita memakai pesawat, karena dari pengalaman yang lalu pakai kontainer memakan waktu yang lama. Padahal bantuan ini sangat-sangat dibutuhkan secepatnya sampai dipakai oleh para pengungsi di perbatasan Bangladesh dan Myanmar,” katanya.
Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Banglasdesh dan Myanmar yang telah memberikan akses bantuan ini bisa disalurkan.
“Kita harapkan nantinya bantuan ini akan sampai mendekati lokasi yang diinginkan kurang lebih 170 kilometer dari bandara yang ada, kemudian baru diangkut oleh truk menuju ke lokasi pengungsi yang berada di perbatasan Bangladesh dan Myanmar,” katanya.
Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dan bersama-sama dengan pemerintah, baik dari masyarakan, ormas, pemda, para pengusaha, yang juga mengirimkan bantuan-bantuan kepada saudara-saudara para pengungsi Muslim Ronghiya dari Rakhine State, baik yang berada di Myamnar maupun di Bangladesh.
