Prabowo Sebut Demokrasi Indonesia Saat Ini Sedang ‘Diperkosa’

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan demokrasi adalah jalan terbaik bagi bangsa dan negara namun ia menilai demokrasi Indonesia saat ini sedang ‘diperkosa’.

“Kita melihat, merasakan, mengalami rekan-rekan kita, pejuang-pejuang kita mengalami pemerkosaan demokrasi di Indonesia,” kata Prabowo dalam orasinya pada acara ‘Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pemilu 2019’, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5).

Prabowo Yakin Telah Memenangkan Mandat Rakyat

Capres Prabowo saat kampanye terbuka di Stadion Sidolig, Bandung Jawa Barat, Kamis (28/3/2019). (foto:capture video GerindraTV)

Oleh karena itu, setelah diperhatikan dengan seksama, mendengar dan meyakinkan diri dan rakyat maka pihaknya yakin telah memenangkan mandat dari rakyat.

“Kita telah memenangkan mandat dari rakyat. Kalau kita menyerah berarti kita menyerah pada ketidakadilan. Itu artinya kita berkhianat kepada negara, bangsa, rakyat. Itu artinya kita berkhianat pada pendiri bangsa dan puluhan ribu orang yang telah gugur untuk mendirikan negara kita ini,” jelasnya.

Nilai Pemilu Curang, Prabowo Tegaskan Akan Terus Berjuang

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto saat kampanye akhbar Nasional di GBK, Jakarta, Ahad (7/4/2019). (foto:istimewa)

Menurut Prabowo, pihaknya tidak bisa menerima menerima ketidakadilan, ketidakbenaran dan ketidakjujuran dalam penyelenggaraan pemilu 2019.

“Ini bukan atas ambisi pribadi. Demi Allah tidak ada niat. Kau tanya hati saya, saya inginnya istirahat. Tapi setelah saya keliling melihat mata dari rakyat Indonesia, setelah saya pegang tangan mereka, dengarkan harapan mereka, maka tidak mungkin saya meninggalkan rakyat Indonesia. Saya akan timbul dan saya akan tenggelam bersama rakyat Indonesia,” kata Prabowo di hadapan ribuan relawan yang hadir di acara tersebut.

Ia menambahkan, bila proses perampasan dan pemerkosaan demokrasi ini berjalan terus hanya rakyat lah yang akan menentukan.

“Selama rakyat percaya dengan saya, bersama itu lah saya bersama rakyat. Jangan khawatir saya bersama rakyat selalu bersama rakyat sampai titik darah yang terakhir. Kita akan membela keadilan dan kejujuran sampai kemenangan rakyat diakui,” kata Prabowo.

Sejumlah ahli yang hadir adalah Ketua Tim Siber BPN Prabowo-Sandi, Agus Maksum, Prof Dr Laode M Kamaludin, dan Chairul Anas. Koordinator juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, berperan sebagai moderator.

Agus Maksum membahas dugaan kecurangan DPT Pemilu 2019, Laode memaparkan data soal perolehan suara berdasarkan formulir C1. Sementara itu, Chairul memaparkan dugaan kecurangan dari aspek IT.

Prabowo dan Sandi hadir dalam acara hari ini. Selain itu, tampak hadir Ketua BPN Djoko Santoso, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Harijadi (Titiek Soeharto), Waketum Gerindra Fadli Zon, dan Waketum Partai Demokrat Syarif Hasan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER