Polda Petakan Daerah Rawan Konflik Saat Pilkada Serentak 2018

0
30
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah
Rapat koordinasi terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim, di Grand City, Surabaya, Senin (13/11/2017). (Foto: Amal/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memetakan ada beberapa daerah di wilayahnya rawan konflik saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 mendatang. Di antaranya adalah wilayah Madura, dan Tapal Kuda meliputi Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, dan Bondowoso.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, beberapa daerah itu rawan konflik saat Pilkada,” kata Kapolda Jatim Machfud Arifin, saat mengikuti rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim. Rapat koordinasi terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Grand City, Surabaya, Senin (13/11).

Untuk pengamanan Pilkada Serentak 2018 ini, lanjut Machfud, Polda Jatim akan menurunkan 27.840 personel.

“Ribuan personil itu nantinya akan disebar utamanya di beberapa daerah rawan konflik di Jatim,” ujarnya.

Menurut Machfud, Polda Jatim menyiapkan dua pertiga kekuatan yang dimiliki. Tidak cukup disitu, Polda Jatim juga dibantu TNI untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Serentak.

“Jumlah personil itu akan diturunkan maksimal pada tahap pungut dan hitung suara mencapai 120.999 personel, terdiri dari Polri, TNI, serta Linmas. Yang jelas, untuk ke depan kita lebih waspada lagi dan dilakukan kesadaran masyarakat yang baik,” katanya.

Machfud mengatakan, personil tidak hanya bertugas mengamankan daerah-daerah rawan konflik, mereka juga bertugas mengantisipasi keinginan oknum tertentu yang mau membawa suasana panas pilkada yang ada DKI Jakarta ke Jatim.

“Itu yang kita ansisipasi kedepan, agar Jatim adem,” ujarnya.

Pilgub Jatim menjadi perhatian serius dalam pembahasan rapat koordinasi Forkopimda Jatim. Dalam Pilgub itu, setidaknya sudah ada dua bakal calon yang mengemuka saat ini, yakni duet Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Abdullah Azwar Anas yang diusung PKB-PDI Perjuangan. Serta Khofifah Indar Parawansa yang bakal diusung Golkar, Nasdem, Hanura, dan Demokrat. (Amal/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Khofifah-Emil

Khofifah-Emil Lengkapi Berkas Pendaftaran di KPU Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pasangan bakal calon gubernur dan wakilnya untuk Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, melengkapi berkas persyaratan pendaftaran...

Ketua MPR: Wujudkan Agenda Reformasi Belum Terwujud

CIAMIS, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak seluruh masyarakat mewujudkan agenda reformasi yang belum terwujud seperti masih adanya kesenjangan ekonomi dan politik serta...
Kebun Raya Mangrove

Pertama di Asia Tenggara, Kebun Raya Mangrove Dibangun di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya menindaklanjuti pengembangan kawasan Wisata Wangrove Wonorejo menjadi Kebun Raya Mangrove (KRM) yang pertama di Asia Tenggara. Wali Kota Surabaya Tri...
Penggelapan dana

Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Proyek Transmigrasi Trumon

TAPAKTUAN, SERUJI.CO.ID - Penyidik Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menahan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan lokasi transmigrasi di Despot Ujong Tanoh, Gampong Ujung Tanoh, Kecamatan Trumon. Kajari...
sandiaga Uno

Sandiaga: Polisi Profesional Tangani Kasus Penggelapan Lahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai penyidik Polda Metro Jaya menangani kasus penggelapan lahan tanah secara profesional. "Saya khusnudzon punya prasangka baik...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...