PKS: Pemindahan Kedutaan AS Bahayakan Perdamaian Timur Tengah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpendapat bahwa keputusan Amerika Serikat memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Kota Tel Aviv ke Yerusalem akan membahayakan situasi perdamaian di kawasan Timur Tengah (Timteng).

Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid yang sebelumnya memimpin delegasi partai untuk menyampaikan surat protes ke Kedubes AS dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (10/5).

“Kami menyayangkan sikap Donald Trump yang mengabaikan suara internasional lewat penolakan dari 128 negara, atau 75 persen negara anggota PBB dalam sidang umum. Padahal AS sering mengikrarkan diri sebagai negara demokrasi, tetapi justru mengingkari suara mayoritas dalam demokrasi di sidang PBB,” kata Hidayat.

Baca juga: Aksi Bela Baitul Maqdis, Pengamanan Gabungan Jaga Balai Kota

Menurut dia, AS yang mengeluarkan solusi dua negara untuk perdamaian Israel-Palestina justru sedang merusak tatanan perdamaian yang sedang dibangunnya sendiri.

“Sikap AS membahayakan perdamaian di Timur Tengah. AS akan semakin sulit menciptakan solusi dua negara versi mereka dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” papar Hidayat usai diterima Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia, Erin Elizabeth McKee.

Hidayat juga mengingatkan posisi AS yang berusaha menjadi penengah Palestina dan Israel, namun tercoreng karena keputusan pemindahan tersebut semakin menunjukkan keberpihakan terhadap Israel.

Baca juga: Massa Bela Baitul Maqdis Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di Monas

“Mahmoud Abbas bahkan sudah menyebut AS bukan lagi mediator yang baik untuk perdamaian,” terang Hidayat.

Hidayat menilai, dengan sikap ini, sama saja tidak ada lagi jaminan hak-hak warga Palestina yang diakui AS. Sebelum dukungan diberikan, Israel pun sudah melakukan kejahatan kemanusiaan, menolak resolusi PBB, hingga membahayakan eksistensi Masjidil Aqsa.

Saat pengiriman surat tersebut, delegasi DPP PKS yang terdiri dari dirinya, Ketua BPPLN DPP PKS Sukamta, Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa, Wakil Ketua Fraksi PKS DPR Aboe Bakar Al Habsyi dan Ketua Kaukus Parlemen Untuk Al-Aqsa Rofi Munawwar, diterima oleh Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER