PDIP Gencar Perkuat Kemenangan Gus Ipul-Puti

JAKARTA, SERUJI.CO.ID– Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan terus melakukan safari politiknya ke beberapa daerah di Jawa Timur dalam rangka memperkuat kemenangan pasangan calon Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno pada Pilgub Jatim.

“Pilkada merupakan momentum memperkuat komitmen PDIP untuk menghadirkan pemerintahan dari rakyat, dengan gagasan menyeluruh terhadap perubahan nasib rakyat agar lebih makmur dan bermartabat. Gus Ipul dan Mbak Puti Soekarno bertekad untuk konsisten dan setia di dalam menjalankan amanahnya sebagai pemimpin Jawa Timur,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam safari politiknya ke Ngawi, Magetan, Bojonegoro, Lamongan, Gresik dan Surabaya, seperti dikutip dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (28/4).

Momentum akhir pekan ini dipakai PDI Perjuangan untuk menyatukan gerak langkah kepartaian menyatu dengan rakyat. Bahkan, Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri sendiri direncanakan akan memimpin konsolidasi pemenangan Gus Ipul-Puti pada Sabtu (28/4).

Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno, kata dia, merupakan pasangan yang lengkap; cermin ke-Indonesiaan; perpaduan kepemimpinan yang mengakar kuat dalam tradisi NU dan PDI Perjuangan.

“Mbak Puti telah dipersiapkan sebagai pemimpin yang loyal dan setia pada janjinya dengan rakyat. Kalau sudah ditugaskan, Mbak Puti akan fokus dan all out. Berbeda dengan lainnya yang memandang kekuasaan secara berlebihan sehingga mudah loncat pagar atau tinggalkan jabatan. Mbak Puti sebagai cucu Bung Karno dan keponakan Ibu Megawati, mewarisi semangat juang penuh dedikasi bagi bangsa dan negara Indonesia,” papar Hasto.

Ia pun meyakini bahwa sosok Gus Ipul dan Puti Soekarno merupakan satu kesatuan pemimpin yang benar-benar menjadi cermin kepemimpinan Jawa Timur.

Keduanya juga didukung oleh PKB dan PDI Perjuangan yang secara teritorial, jejaring kader dan dukungan kepala daerah sangat kuat.

“Kepemimpinan Gus Ipul dan Mbak Puti saling melengkapi. Melihat kuatnya antusiasme rakyat di Jatim, saya yakin masyarakat Jawa Timur memiliki ‘emotional bonding’ yang kuat dengan Bung Karno. Dipadukan dengan Gus Ipul yang berbasis nahdliyin dan pesantren, maka gerak pemenangan akan makin intens,” tuturnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ