Lanjutkan Program Soekarwo, Khofifah Akan Fokus Penanggulangan Kemiskinan

0
58
Koalisi Perempuan
Khofifah-Emil ditengah deklarasi Koalisi Pemenangan Perempuan (KPP) di Surabaya, Senin (12/2/2018). (foto:Luhur/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kemiskinan menjadi masalah Provinsi Jawa Timur dari masa ke masa. Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kemiskinan begitu jelas terlihat di pedesaan di Jatim.

“Hari ini kemiskinan di Jatim terutama di pedesaan adalah PR kita bersama, bahagiakan ibu-ibu yang ada di desa-desa, lepaskan jeratan rentenir, bikin mereka untuk bisa hidup mandiri,” kata Khofifah dalam sambutannya pada deklarasi Koalisi Pemenangan Perempuan (KPP), di Hotel Garden Palace, Surabaya, Senin (12/2).

Menurut cagub yang berpasangan dengan calon Wakil Gubernur Emil Dardak ini, dengan potensi yang ada, Jatim mampu menekan angka kemiskinan dan mensejahterakan warganya.

“Ini salah satu referensi kita, bahwa kita punya alat menyapa kesejahteraan ibu-ibu di desa. Hari ini produksi migas Jatim, nomor 2 terbesar di Indonesia, hari ini pertumbuhan ekonomi di Jatim diatas rata-rata nasional,” ujarnya.

Wanita yang pernah menjadi Ketua Delegasi RI di Forum Kesetaraan Gender di Markas Besar PBB USA tahun 2000 ini menegaskan bahwa ia akan melanjutkan keberhasilan Soekarwo, Gubernur Jatim saat ini, dalam penanggulangan masalah kemiskinan.

“Kita punya tugas dan tanggung jawab melanjutkan berbagai sukses pembangunan Pakde Karwo. Kita juga punya tanggung jawab kesejahteraan sosial,” tegasnya.

Dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Jatim, Khofifah-Emil akan mencanangkan program posyandu (Pas Pelayanan Terpadu) yang tidak hanya sekedar menjadi tempat balita memperoleh layanan kesehatan.

“Saya dan pak Emil sudah menghitung, posyandu-posyandu di Jatim bukan sekedar makan untuk anak bayi balita di sana, tapi posyandu di Jatim harus menjadi pintu masuk pemberdayaan ekonomi kader-kader posyandu,” ungkapnya.

Selain itu, Khofifah juga akan melakukan sinergitas dengan perusahaan di Jatim untuk turut membantu pengentasan kemiskinan.

“Sampaikan salam hormat, senyum bahagia saya pada ibu-ibu di desa. Kita sapa mereka lewat program-program pemprov yang bersinergi dengan korporasi di Jatim. Korporasi yang mengambil hasil bumi Jatim harus menyejahterakan rakyat jatim,” pungkas mantan Menteri Sosial ini. (Luh/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Hari Reresik Malioboro

Wisatawan Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir di Yogyakarta

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Keluhan wisatawan terkait tarif parkir kendaraan yang melebihi ketentuan saat libur Lebaran, khususnya di kawasan wisata Kota Yogyakarta mewarnai lini massa di...

Seorang Warga Nunukan Digigit Buaya

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Kampung Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengalami luka-luka akibat digigit buaya pada Ahad (17/6), sekitar pukul 10.30...
Mochamad Iriawan

Terungkap Pengusul Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar, Mendagri: Presiden Jokowi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Teka-teki siapa pengusul Komisari Jendral Polisi M. Iriawan sebagai Pejabat Gubernur Jawa Barat, menggantikan Ahmad Heryawan, terjawab saat pelantikan Iriawan yang...

Satpam Sekolah Gagalkan Pencurian Laptop

PONOROGO, SERUJI.CO.ID - Satpam SMPN 2 Jetis, Marni menggagalkan pencurian "laptop" atau komputer jinjing yang dilakukan dua orang tersangka, Randy dan Dika keduanya warga Kabupaten...

Abrasi Laut Ancam Wisata Tanjung Lesung

BANTEN, SERUJI.CO.ID - Abrasi air laut berpotensi mengancam puluhan meter jalan utama menuju destinasi wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang menjadi pilihan favorit...