KH Ma’ruf Amin Mohon Doa dan Dukungan Untuk Memajukan Indonesia

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk dapat bersama memajukan dan menyejahterakan bangsa Indonesia.

“Mohon doa dan dukungan, pengertian dan kesiapan kita seluruh bangsa untuk memajukan dan menyejahterakan bangsa Indonesia,” kata KH Ma’ruf Amin saat mendampingi Jokowi memberikan keterangan pers menanggapi hasil putusan sidang sengketa Pilpres 2019 oleh MK di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Kamis (28/6) malam.

KH Ma’ruf Amin mengajak seluruh kalangan untuk menyikapi hasil putusan MK dengan kembali pada keutuhan bangsa.

Dengan begitu tak ada lagi friksi-friksi yang membuat bangsa ini terpecah-belah.

“Kita sikapi untuk mengutuhkan kita sebagai bangsa, tidak ada lagi friksi-friksi, kita semua satu dan kita adalah Indonesia,” ujarnya.

KH Ma’ruf juga menegaskan bahwa sudah menjadi tugas bersama bagi semua untuk mewujudkan cita-cita proklamasi serta para pendiri bangsa dalam menyejahterakan bangsa.

“Dan marilah kita bahu-membahu, mulai malam ini dengan ucapan bismillahirahmanirrahim kita bersama-sama membangun negeri untuk kebaikan bangsa semua,” tuturnya.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak karena proses Pileg dan Pilpres 2019 terlaksana secara jujur dan adil.

“Proses Pileg dan Pilpres telah berakhir melalui putusan MK sebagai upaya untuk menyelesaikan secara final,” kata KH Ma’ruf Amin.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER