Kejagung Konfirmasi 4 Jaksa Turut Menumpang Lion Air JT 610 Yang Jatuh

0
74
  • 18
    Shares
JT 610 Jatuh
Pesawat Lion Air yang menggunakan Boeing 737 MAX 8.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan ada 4 Jaksa dan pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, serta 1 istri Jaksa yang menjadi penumpang Lion Air type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 yang jatuh Senin (29/10) pagi.

Lima nama itu sesuai dengan manifes penumpang, kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kajagung Mukri saat dihubungi melalui telepon selulernya di Mataram, Nusa Tenggara barat, Senin.

Ia menyebutkan lima penumpang pesawat nahas itu, yakni Andri Wiranofa (Koordinator pada Kejati Babel), Nia Sugiono (istri Andri Wiranoga), Dody Junaedi (Kasi Pidsus Pangkalpinang), Shandy Johan Ramadhan (jaksa fungsional Kejati Babel) dan Sastriata (staf Tata Usaha Kejati Babel).

Loading...

Informasi yang diperoleh, Andri Wiranofa baru menjabat sebagai koordinator pada Kejati Babel.

Baca juga: Flash: Pesawat Lion Air Jakarta-Pangkal Pinang Telah Hilang Kontak Selama 3 Jam

Sebagaimana diberitakan, Lion Air nomor penenerbangan JT-610 mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052″ E 107′ 06.628″ (sekitar Karawang)

Pesawat mengangkut 179 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dan dua penumpang bayi, termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi. Total ada 189 orang dalam pesawat tersebut berikut awak pesawat.

Pesawat dengan registrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 . Pesawat dinyatakan laik operasi.

Baca juga: Basarnas: Lion Air JT 610 Rute Jakarta-Pangkal Pinang Jatuh di Perairan Karawang

Pesawat dikomandoi Capt. Bhavye Suneja dengan co-pilot Harvino bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.

Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan co-pilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU